Headline

Biasa Meriah, Birau Dipastikan Prokes Ketat

Peringatan HUT Bulungan dan Tanjung Selor yang diperingati tahun 2021 di tengah pandemi Covid-19. (Dok/Koran Kaltara)
  • Berharap Turun Level, Tokoh Daerah Bakal Dihadirkan

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Berkaca dari pengalaman, pagelaran Birau pada Hari Jadi Bulungan dan Tanjung Selor, biasanya tak lepas dari kesan kemeriahan. Namun di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini, pagelaran yang akan dilaksanakan pada Oktober mendatang bakal menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat.

Bupati Bulungan, Syarwani mengatakan, belum lama ini rapat persiapan pelaksanaan Birau telah dilakukan. Hasilnya, Rapat Paripurna (Hari Jadi) akan digelar pada 11 Oktober mendatang, kemudian dilanjutkan upacara dan ritual adat pada 12 Oktober 2021.

Seperti diketahui, saat ini Bulungan berada di level 4 penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Diharapkan pada pelaksanaan Birau, Bulungan sudah turun level.

“Sekalipun level 4, Birau ini kan momentum daerah yang harus tetap dilaksanakan. Namun di sisi lain, prokes ketat harus tetap dijalankan. Untuk upacara akan digelar di halaman Kantor Bupati Bulungan. Kita juga akan menghadirkan tokoh masyarakat serta mantan Bupati Bulungan,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur Zainal Arifin Paliwang dan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Yansen Tipa Padan serta anggota DPRD Kaltara dapil Bulungan juga akan diundang. Di sisi lain terkait festival yang akan disandingkan pada perayaan hari jadi itu, Syarwani mengatakan nantinya akan dikolaborasikan dengan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Bulungan yang sudah dilantik belum lama ini.

“Kita juga akan menggelar ziarah ke Makam Kesultanan Bulungan. Itu tradisi yang terus kita lakukan, sehingga nanti juga akan tetap ada,” jelasnya.

Terpisah, Plt Kalak BPBD Bulungan, Darmawan menyampaikan, pelaksanaan Birau bisa dilaksanakan dengan menerapkan prokes ketat. Dengan kata lain, tidak ada kerumunan dan tetap menggunakan masker. Akan tetapi ia tak menampik, untuk kegiatan yang berisiko menimbulkan kerumunan, kemungkinan akan dipertimbangkan terlebih dahulu.

“Kita akan tetap mem-back up untuk protokol kesehatan. Kita juga akan persiapkan personel di lapangan. Mungkin akan ada sekitar 30-40 personel BPBD selama pelaksanaan Birau. Kita juga akan menyiapkan tempat mencuci tangan dan masker di lokasi kegiatan,” sebutnya.

Sementara, untuk kegiatan Festival Sungai Kayan, pihaknya mengaku belum menerima pengajuan rekomendasi dari panitia. “Kalau itu belum ada. Kalaupun ada, akan kita koordinasikan dahulu dengan pimpinan,” tutupnya. (*)

Reporter: Nurjannah

Editor: Nurul Lamunsari

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment