Tarakan

Besok, Vaksinasi Tahap Kedua Secara Massal Digelar di Tarakan

Devi Ika Indriarti  

TARAKAN, Koran Kaltara – Vaksinasi Covid-19 tahap kedua termin pertama akan dilaksanakan besok Selasa 9 Maret 2021 di Kota Tarakan. Vaksinasi akan dilaksanakan di Gedung Serbaguna Balaikota, puskesmas dan klinik kesehatan TNI maupun Polri.

Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Tarakan, dr Devi Ika Indriarti mengatakan, pelaksanaan vaksinasi tahap kedua termin pertama sudah siap dilaksanakan. Simulasi sudah dilakukan di Gedung Serbaguna Balaikota Tarakan.

“Kegiatan vaksinasi Covid-19 massal besok itu kita laksanakan di gedung serbaguna dengan alokasi penerima sebanyak 300 orang yang dibagi menjadi tiga sesi,” katanya, Senin (8/3/2021).

Mengingat jumlahnya cukup banyak,  diharapkan calon penerima vaksin tetap mengikuti protokol kesehatan, menjaga jarak dan tidak berkerumun.

Devi mengatakan, vaksinasi dilakukan massal karena vaksin yang diberikan dalam bentuk vial, dalam satu vial vaksin digunakan untuk 9 sampai 10 orang.

“Maka kita kumpulkan dulu calon penerima vaksin sebanyak 9 orang baru kemudian dibuka vaksinnya, kalau belum ada (penerima) vaksin tidak bisa dibuka,” tuturnya.

Devi mengatakan, vaksinasi tahap kedua termin pertama ditargetkan sebanyak 1.710 orang selama tiga hari atau sampai hari Kamis 11 Maret 202. Dalam satu hari ditargetkan sebanyak 300 orang divaksin.

“Selain di gedung serbaguna besok, pelaksanaan vaksinasi juga dilaksanakan di puskesmas, teman-teman dari puskesmas hari ini sudah mengambil vaksin,” ujarnya.

Sementara untuk petugas yang disiapkan  mencapai seratusan orang.

Kasus Covid Bertambah 11 Orang

Sementara itu, perkembangan kasus Covid-19, hari ini Senin (8/3/2021) bertambah jumlah kasus baru sebanyak sebanyak 11 orang. Devi  mengatakan, dengan bertambahnya 11 kasus baru, maka total akumulatif kasus Covid-19 menjadi 5.356 orang. Kemudian untuk perkembangan kasus sembuh juga bertambah sebanyak empat orang.

“Hari ini bertambah pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 sebanyak empat orang, sehingga total akumulatif pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 4.150 orang selama pandemi Covid-19,” katanya.

Kemudian kasus kematian akibat Covid-19 saat ini masih bertambah sebanyak dua orang. “Dua pasien Covid-19 yang meninggal dunia, yaitu atas nama (inisial) S, laki-laki, umur 71 tahun, warga Kelurahan Kampung 1 Skip dan H, laki-laki,  umur 77 tahun, warga Kelurahan Sebengkok,” ujar Devi.

Sehingga total kasus konfirmasi meninggal dunia karena Covid-19 di Tarakan saat ini mencapai 97 orang dan kasus probable yang meninggal dunia sebanyak lima orang.

Selanjutnya, jumlah kasus aktif yang masih dirawat di rumah sakit maupun isolasi mandiri sebanyak 1.109 orang. Lalu, kasus suspek yang dipantau sebanyak 312 orang dan kasus kontak erat yang dipantau sebanyak 2.271 orang.

Devi menambahkan, melihat perkembangan kasus dalam tiga minggu terakhir di Kota Tarakan telah terjadi penurunan kasus baru dan peningkatkan angka kesembuhan.

“Walau sudah terjadi penurunan, namun angka kematian karena Covid-19 masih ada, maka proteksi tetap harus dilakukan, protokol kesehatan harus dijalankan. Jika melihat perkembangan kasus, maka Tarakan saat ini sudah menuju zona kuning tidak lagi zona merah,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ariyanto
Editor: Didik

Mari Cegah Covid-19 dengan 5 M:

– Memakai masker
– Mencuci tangan
– Menjaga jarak
– Menghindari kerumunan
– Mengurangi mobilitas