Headline

Berpacu Lawan Corona di Provinsi Termuda

  • Gubernur Tekankan Prokes Wajib Ditaati, Posko Terpadu Resmi Beroperasi

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Pemerintah terus berpacu dalam penanganan Pandemi Covid-19 yang masih belum terkendali. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, berbagai langkah sudah dilaksanakan untuk menekan laju penularan Virus Corona tersebut. Ada imbauan untuk menerapkan protokol kesehatan, hingga kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat yang tengah berlangsung saat ini.

Agar lebih efektif, kebijakan pembatasan sosial diarahkan untuk lebih detail. Misalnya, melakukan pembatasan kegiatan masyarakat di level mikro, di level kampung, desa, kelurahan, RW hingga RT. Presiden juga meminta kepada seluruh kepala daerah, termasuk Gubernur Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) agar fokus melakukan penanganan yang lebih efektif.

“Tentu yang paling penting adalah penanganan Covid-19. Bagaimana agar penambahan kasus baru tidak makin turun, dan yang terpapar semakin banyak yang sembuh,” ungkap Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang, merespons arahan presiden usai dilantik, Senin (15/2) lalu.

Menindaklanjuti hal itu, sejak mulai berkantor di Tanjung Selor, gubernur bersama wakilnya, Yansen Tipa Padan langsung gencar melakukan sosialisasi. Dia menegaskan bahwa protokol kesehatan wajib dijalankan semua pihak. Tak jarang ia turun langsung ke lapangan, mengingatkan masyarakat yang ditemui.

“Harus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak serta menghindari keramaian. Itu harus tegas dijalankan,” tandasnya.

Tak hanya itu, salah satu upaya Pemprov Kaltara dalam menekan penyebaran Corona adalah dengan memperketat pintu keluar-masuk. Senin (22/2/2021), Gubernur Zainal Paliwang meresmikan operasional posko terpadu yang didirikan di perbatasan Bulungan (Kaltara) – Berau (Kaltim), tepatnya di Kilometer 57.

“Jadi mulai Pukul 10.30 Wita hari ini (kemarin), kegiatan di posko ini sudah resmi mulai diberlakukan. Setiap kendaraan yang lewat langsung dihentikan untuk dilakukan pemeriksaan sesuai prosedur kesehatan,” kata gubernur, kemarin.

Bagi pengendara maupun penumpang yang melintas di Posko Terpadu Satgas Penanganan Covid-19 Kaltara, harus berhenti. Kendaraan dari dua arah diperiksa oleh tim terpadu yang terdiri atas Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, dan Dinas Kesehatan Kaltara.

Ditegaskan oleh mantan Wakapolda Kaltara itu, masyarakat yang hendak ke Kaltim atau sebaliknya diwajibkan membawa surat keterangan bebas Covid-19. Yaitu hasil tes antigen yang dinyatakan masih berlaku oleh pihak berwenang.

“Manakala tidak membawa, kita sudah siapkan di sini tempat untuk dilakukan pemeriksaan swab antigen. Dan ini gratis, kita tidak membebankan biaya. Namun jika ada indikasi positif Covid-19, kita suruh balik arah untuk melakukan isolasi mandiri,” terang Gubernur di sela peninjauannya di lokasi posko.

Selain itu, langkah lain pemerintah daerah adalah melakukan pengawasan hingga di tingkat kelurahan. Sebagaimana arahan Presiden, penanganan Corona agar dijalankan lebih detail dan efektif.

“Kita berharap mudah-mudahan dibentuknya Posko Terpadu Satgas Covid-19 di perbatasan. Ditambah posko-posko di Kelurahan kita bisa menekan angka Covid-19. Yang penting masyarakat juga harus tetap bisa mentaati protokol kesehatan,” tambahnya. (*)

Reporter: Fathu Rizqil Mufid
Editor: Nurul Lamunsari

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah