Politik

Berkas Lengkap, Langsung Menunggu Verifikasi

Ketua KPU Kaltara, Suryanata Al-Islami.

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Sejumlah partai politik (Parpol) telah melakukan pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menjadi peserta Pemilu 2024.

Berdasarkan tahapan, untuk menjadi peserta pemilihan umum (Pemilu) 2024, penyelenggara membuka masa pendaftaran selama dua pekan, yakni tanggal 1 – 14 Agustus 2022.

Di hari pertama pendaftaran, yang telah mendaftar ke KPU adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Keadilan dan Persatuan (PKP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Reformasi, dan Partai Rakyat Adil Makmur (Prima). Kemudian parpol lainnya adalah Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Negeri Damai Indonesia (Pandai).

Ketua KPU Kaltara Suryanata Al-Islami mengatakan, pendaftaran parpol di KPU RI yang dinyatakan lengkap setelah dicek pada akun Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL) ada 6 parpol, yaitu, PDI Perjuangan, PKS, PKP, Perindo, Nasdem dan PBB.

“Adapun parpol yang dokumennya dinyatakan belum lengkap di antaranya Partai Reformasi, Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) dan Partai Negeri Daulat Indonesia (Pandai) serta ada 2 parpol yang menjadwalkan ulang,” katanya saat disua media di kantornya, Selasa (2/8/2022).

Mekanisme pendaftaran calon peserta pada pesta demokrasi kali ini cukup sederhana.

Jika sudah dinyatakan lengkap, parpol tersebut tinggal menunggu tahapan berikutnya, yakni verifikasi administrasi dan faktual.

“KPU RI dalam proses pendaftaran, itu lebih simpel dan sederhana. Karena parpol yang datang, menyerahkan berkas, dicek hanya dua, lengkap atau belum lengkap. Kalau sudah lengkap, KPU RI membuat berita acara serah terima. Kemudian mengikuti proses selanjutnya, yakni verifikasi,” jelasnya.

Dibandingkan sebelumnya, proses pendaftaran kali ini lebih mudah sebagai upaya peningkatan pelayanan penyelenggara.

Untuk itu, dia berharap, tahapan pendaftaran bisa berjalan lancar sebelum KPU RI nantinya mengumumkan peserta yang dinyatakan lolos sebagai peserta.

“Kalau sebelumnya itu, saat pendaftaran dibuka, parpol menyerahkan dokumen, bersamaan juga dengan DPD (Dewan Perwakilan Daerah) di daerah juga menyerahkan dokumennya ke KPU daerah. Pendaftaran tahun ini dilakukan sentralistik semua berproses di pusat,” ulasnya.

Kemudian KPU provinsi dan kabupaten/kota nantinya diberikan tugas melaksanakan verifikasi faktual (verfak).

Untuk KPU provinsi, verfak berupa kepengurusan dan kesekretariatan parpol.

Sedangkan KPU kabupaten/kota memverifikasi kepengurusan dan kesekretariatan, dan keanggotaan. (*)

BACA JUGA:

Reporter: Fathu Rizqil Mufid
Editor: Nurul Lamunsari

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment