Bulungan

Berhasil Tingkatkan Literasi, Lanjut Program Numerisasi

Siswa di Bulungan masih melakukan belajar dari rumah selama masih pandemi covid-19. (Foto : Dok/Koran Kaltara)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Penerapan pembelajaran dengan program numerisasi, yang merupakan tindak lanjut dari program literasi, akan dimaksimalkan oleh Pemkab Bulungan. Terlebih, Bulungan sudah berhasil dan bahkan menjadi contoh di Indonesia dalam penerapan pembelajaran di kelas awal.

Belum lama ini, Pemkab Bulungan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah meluncurkan program Kelompok kerja Guru (KKG). Penerapan program nomerisasi tersebut dimulai Juli 2020 lalu dan akan diterapkan hingga 2023 mendatang.

Bupati Bulungan Sudjati mengatakan, melalui adanya program literasi sejauh ini cukup banyak membantu peningkatan kualitas pendidikan di Bulungan.  “Dari program yang harusnya tiga tahun, ternyata dua tahun sudah tercapai. Peningkatan keterampilan belajar itu 95 persen. Saat ini kelas tiga SD menjadi 98 persen peningkatannya. Kelas dua menjadi 84 persen peningkatannya. Itu khususnya untuk keterampilan membaca dikelas dasar,” kata bupati.

Di tengah pandemic covid-19 ini, terangnya, penerapan program ini dilakukan melalui sistem Daring (Dalam Jaringan). Dalam hal ini, ia juga mengingatkan khususnya KKG dan juga gugus depan tetap diperkuat melalui fasilitas pemerintah daerah. Termasuk pembangunan Perpusdes melalui dana desa.

Selain itu dengan adanya kurikulum khusus melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dsdikbud) Bulungan, selama pandemic covid-19 yang dinilai efektif, dengan lebih mudah namun tetap mengedepankan kompetensi

“Setelah ini kita berlanjut dengan program numerisasi, dan ini juga nantinya hingga tingkat SMP. Ini pastinya lebih tinggi lagi, dan memang meningkat karena SD hingga SMP. Kita optimis bisa capai target hingga 2023 nanti,” katanya.

Bupati berharap, dengan adanya program ini, nantinya kualitas pendidikan di Bulungan, baik di kota maupun di desa akan sama. Sehingga itu secara tidak langsung dapat merealisasikan pemerataan pembangunan pendidikan di Bulungan.

Terpisah Kepala Disdikbud Bulungan  Jamaluddin Saleh menjelaskan, di masa pandemi seperti sekarang, pihaknya menerapkan kurikulum khusus. Di mana dengan kurikulum biasa, dipastikan berbeda. Dan sejauh ini efektif diterapkan di Bulungan.

“Dalam kurikulum biasa, ada yang namanya ketutasan dalam pembelajaran, selama covid-19 ada kebijakan itu disederhanakan. Namun kompetensinya tetap ada, dan peserta didik harus miliki itu. Pastinya kita tetap kedepankan konsep merdeka dalam belajar,” kata Jamaluddin. (*)

Reporter: Nurjannah

Editor: Eddy Nugroho

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah