Bulungan

Berantas Mafia Tanah, Polisi dan BPN Bentuk Satgas

Foto: Ilustrasi
  • Polemik Pertanahan jadi Perhatian, Polisi Tetapkan Satu Target Operasi

TANJUNG SELOR – Polri saat ini sedang berkomitmen untuk memberantas mafia-mafia tanah di seluruh wilayah Tanah Air. Termasuk di Provinsi Kaltara. Sesuai dengan perintah dari Mabes Polri, seluruh Polda diminta membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Kita sudah ada perintah dari Mabes (Polri). Mungkin minggu depan, kita akan berkoordinasi dengan BPN (Kaltim) untuk membuat MoU (Memorandum of Understanding). Dengan adanya MoU itu nanti, kita akan membentuk satgas khusus,” kata Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono, melalui Direktur Kriminal Umum (Krimum), Kombes Pol Saut Panggabean Sinaga, Minggu (7/3/2021).

Diungkapnya, polemik soal tanah di provinsi Kaltara ini memang menjadi salah satu perhatiannya. Semenjak terbentuk Kaltara sebagai provinsi baru, membuat banyak oknum-oknum mafia tanah bermunculan.

Dalam menindak tegas mafia itu, pihaknya bersama dengan BPN melalui Tim Satgas tak akan pandang buluh. Jika kemudian ada keterlibatan oknum anggota Polri maupun anggota BPN, maka pihaknya tak segan akan memberikan tindakan tegas sesuai dengan aturan yang ada.

“Sasaran kita, seluruh mafia-mafia tanah. Baik itu berada di Kaltara ataupun di luar (di daerah lain). Termasuk juga ketika ada anggota (polisi) atau pegawai BPN yang terlibat maupun pegawai lainnya, kita tegakkan semua. Tidak pandang bulu,” tegasnya.

Disinggung soal mafia tanah di Kaltara, ia mengungkapkan baru menetapkan satu orang jadi target. Namun, Saut tak memberikan penjelasan secara detail lantaran masih dalam proses lidik. Untuk perkembangannya, kata dia, akan dilanjutkan oleh tim satgas yang dibentuk bersama BPN Kaltim nanti.

“Kita baru pasang TO (target operasi) satu. Kita fokuskan dulu itu, baru kita pasang TO lagi. Lebih baik hanya satu TO, tapi selesai dibandingkan banyak TO tapi tidak selesai. Nanti tim satgas yang akan melanjutkan proses sidiknya,” ungkap Saut.

Persoalan mafia tanah memang menjadi perhatian serius dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kapolri telah menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk bekerja secara maksimal dalam memproses hukum kasus-kasus mafia tanah.

Kapolri menegaskan kepada jajarannya untuk menindak siapa pun aktor intelektual di balik sindikat mafia tanah. Pemberantasan mafia tanah merupakan bagian dari program Polri Presisi atau pemolisian prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan. (*)

Reporter: Ramlan
Editor:Edy Nugroho

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah