Ekonomi Bisnis

BBM Pertamax Masuk Tana Tidung

SPBU yang menyediakan BBM jenis Pertamax di Tana Tidung. (Foto : Agung)

TANA TIDUNG, Koran Kaltara – BBM jenis Pertamax saat ini sudah masuk Kabupaten Tana Tidung. Pantauan Koran Kaltara, SPBU yang menyediakan perdana ada di Desa Sebidai.

Pemilik SPBU Aryan Berkah di Sebidai, H. Arifin mengatakan, penyediaan BBM jenis Pertamax masih bersifat uji coba. Saat ini pihaknya masih menganalisa minat masyarakat selaku konsumen.

“Kita uji coba dulu, masyarakat antusias atau tidak. Kalau memang bagus, kita bisa sediakan terus ke depan,” kata Arifin kepada Koran Kaltara, Jumat (10/9/2021).

Mutu kualitas Pertamax yang lebih bagus tidak semata-mata meningkatkan antusiasme masyarakat.

Mengingat harga yang dibanderol untuk BBM ini lebih tinggi, yakni jika dibandingkan premium atau pertalite. Satu liter Pertamax dikenakan harga Rp9.200.

“Memang lebih bagus, tapi karena harganya lebih mahal, kami khawatir juga tidak laris,” ungkapnya.

Sementara itu, pihaknya menerima pasokan BBM jenis premium dan pertalite dari Pertamina sebesar 200 – 250 ton setiap pengiriman.

Stok tersebut rata-rata hanya terjual 100 sampai 150 ton dalam satu pekan.

Pihaknya senantiasa berupaya agar stok BBM tidak sampai kosong. Sehingga SPBU bisa beroperasi dalam melayani permintaan masyarakat.

“Kalau memang kosong, biasanya faktor perjalanan saja. Tidak ada unsur kesengajaan,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, ia turut menuturkan, saat ini telah tersebar cukup banyak sub penyalur BBM yang dibentuk pemerintah daerah. Hal itu tidak mempengaruhi kondisi penjualan di SPBU-nya.

Keberadaan lembaga sub penyalur bisa membantu pemerataan pendistribusian BBM ke masyarakat secara resmi.

“Dengan adanya SPBU dan lembaga sub penyalur yang memadai, kita berharap masyarakat Tana Tidung tidak kesulitan mendapat BBM,” pungkasnya. (*)

Reporter: Agung Riyanto
Editor: Nurul Lamunsari