Kaltara

Bayar Rp90 Ribu, Antigen di Tempat Hanya Opsional, Masih Ada Peserta yang Tak Tahu

Salah satu peserta CPNS saat antigen sebelum mengikuti SKD. (Foto: Fathu Rizqil Mufid/ Koran Kaltara)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Untuk mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara), wajib melampirkan surat hasil rapid antigen. Panitia di daerah bahkan menyiapkan gerai khusus antigen di halaman parkir Unikaltar.

Namun, diungkapkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltara Suriansyah, peserta diperbolehkan untuk antigen di luar. Artinya, hasil antigen yang menunjukkan hasil nonreaktif Covid-19, bisa menjadi syarat untuk ikut SKD dengan catatan laboratorium atau klinik yang bersangkutan berlisensi sesuai Keputusan Menteri Kesehatan.

Pantauan Koran Kaltara, Selasa (14/9/2021), beberapa calon peserta melakukan antigen yang disiapkan panitia. Dalam informasi yang diterima sebelumnya, biaya Rapid Antigen Rp95 ribu. Ternyata harga Rapid Rp90 ribu. “Iya bayar Rp90 ribu,” ungkap salah satu peserta, Zul Hamdani.

Pemeriksaan antigen yang disiapkan panitia hanya opsional. Informasi ini yang kurang dipahami oleh semua peserta. Termasuk pria asal Tana Tidung tersebut, mengakui, jika peserta wajib antigen di lokasi yang disiapkan.

“Katanya ada surat edaran yang mewajibkan tes di sini. Tidak tahu (kalau bisa di luar),” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Perencanaan dan Pengembangan Pegawai BKD Kaltara M Gozali mengatakan, peserta bisa melakukan pemeriksaan antigen sejak malam hari. Yakni mulai Pukul 19.00 Wita sampai selesai, untuk peserta yang akan ujian sesi pertama keesokan harinya.

“Mulai malam ini, untuk sesi selanjutnya (pertama besok), bisa mulai antigen jam 7 (malam) sampai selesai,” ujarnya. (*)

Reporter: Fathu Rizqil Mufid
Editor: Nurul Lamunsari