Politik

Bawaslu: Keterangan Kami Menjadi Alat Bukti MK Dalam Memutuskan Perselisihan

Yusran

NUNUKAN, Koran Kaltara –  Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Nunukan, Moch. Yusran mengatakan, Bawaslu Nunukan menunggu pemberitahuan resmi dari Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dengan permohonan sengketa Perselisian Hasil Pemilihan (PHP) pada Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) 2020 dari salah satu pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Nunukan.

“Sejauh ini dari pantauan yang kita lakukan di website MK, memang ada permohonan dari salah satu paslon Bupati dan Wakil Bupati Nunukan. Kita juga masih menunggu pemberitahuan resmi,” ujar Yusran saat ditemui Selasa (29/12/2020) di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Nunukan.

Dia mengatakan, paslon yang mengajukan gugatan ke MK, masih diberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan terhadap pokok permohonan yang ada.

Nanti finalisasi dari pokok permohonan yang ada menjadi bahan Bawaslu Kabupaten Nunukan untuk memberikan keterangan karena Bawaslu di sini sebagai pemberi keterangan.

Untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nunukan, posisinya sebagai termohon atau pihak yang digugat, sedangkan paslon sebagai pemohon atau penggugat.

“Jadi memang posisi Bawaslu ini bisa dikatakan perpanjangan MK untuk melihat permasalahan yang dimohonkan oleh pemohon. Terkait misalnya tahapan, proses yang berjalan selama ini yang dipermasalahkan atau dimohonkan oleh para pemohon. Keterangan dari kami sebagai alat bukti pertimbangan hakim atau MK di dalam memutuskan apakah menolak atau menerima permohonan pemohon dalam persidagan PHP,” jelas Yusran.

Mengenai pelaksanaan Pilkada Nunukan, Yusran menilai bahwa cukup dinamis, dimana ada perkembangan dan dinamika semakin lebih baik dibandingkan Pilkada sebelumnya.

Ia mengatakan, politik gagasan di beberapa diskusi tim pemenangan maupun paslon itu sudah mulai muncul. Bukan hanya sebatas politik merebut suara atau politik yang sifatnya kekuasaan semata tapi menuju politik gagasan.

“Di kampanye banyak saya lihat itu, meskipun kita mengevaluasi masih banyak yang perlu dibenahi. Tapi dibandingkan dengan perkembangan sebelumnya, dinamika politik kita sudah mulai membaik. Angka partisipasi juga lebih tinggi. Ini juga menunjukkan kesadaran masyarakat sudah tinggi” kata Yusran.

Selanjutnya, kata dia, dari sisi keamanan juga terkendali dengan baik. Sehingga ini harus disyukuri serta diapresiasi atas peran dari pihak keamanan.

“Sigap (pengamanan) atau bisa menangani dalam mengamankan pilkada ini, khususnya Bapak Kapolres Nunukan dibantu Komandan Kodim 0911 Nunukan. Kami sebagai penyelenggara dan tentu juga masyarakat, tentu berterima kasih terhadap pengamanan yang dilakukan oleh petugas keamanan,” pungkas Yusran. (adv)

Reporter: Sabri

Editor: Didik

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah