Politik

Bawaslu Buka Pendaftaran Pemantauan Pemilu

Muhammad Zulfauzi Hasly

TARAKAN, Koran Kaltara – Untuk membuka seluas-luasnya ruang partisipasi masyarakat dalam pemilu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tarakan membuka pendaftaran pemantau Pemilu 2024.

Selain organisasi atau lembaga berbadan hukum, kesempatan ini juga diberikan kepada perseorangan yang ingin menjadi bagian dari pengawasan proses pemilu.

Berdasarkan Peraturan Bawaslu Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pemantau Pemilihan Umum, bagi yang ingin mendaftar jadi pemantau harus memenuhi sejumlah persyaratan, salah satunya sumber dana untuk memastikan independensi yang bersangkutan.

“Pada prinsipnya mereka mendaftar untuk mendapatkan akreditasi dari Bawaslu, yang boleh mendaftar berdasarkan Perbawaslu adalah berbadan hukum, perorangan juga bisa. Kalau wilayah pantauannya di Tarakan daftarnya di Bawaslu Tarakan, kalau lingkupnya Kaltara daftarnya di provinsi,” terang Ketua Bawaslu Tarakan, Muhammad Zulfauzi Hasly, Rabu (22/6/2022).

Selama ini, organisasi yang sudah berpartisipasi dalam pengawasan pemilu di antaranya NU, Muhammadiyah, HMI, PMII, dan lain sebagainya.

Organisasi atau perorangan yang sudah diverifikasi oleh Bawaslu dan dinyatakan lolos, akan mendapatkan akses mendapatkan berbagai macam informasi mengenai tahapan pemilu dan kepemiluan, serta memilik hak untuk melapor jika menemukan pelanggaran.

“Mereka akan diberikan tanda pengenal oleh Bawaslu, tetapi tidak bisa memberikan sanksi. Selama ini, banyak organisasi yang konsen terhadap demokrasi, baik skala internasional maupun nasional,” ungkapnya.

Proses pendaftaran menjadi pemantau pemilu ini cukup panjang, bahkan dibuka hingga 2024 mendatang.

Jika syaratnya memenuhi, pendaftar akan mendapatkan sertifikat sedangkan pada saat hari H diberikan tanda pengenal untuk melakukan pengawasan dan mengontrol TPS.

“Jumlahnya tidak dibatasi, tetapi operasional dari mereka karena salah satu syarat mendaftar adalah melampirkan sumber dananya dari mana untuk memastikan independensinya. Tidak boleh ada sponsor dari peserta pemilu,” pungkasnya. (*)

BACA JUGA:

Reporter: Sofyan Ali Mustafa
Editor: Rifat Munisa

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment