Hukum Kriminal

Baru Pindah Sebulan, Unding “Sukses” Bisnis Sabu Rumahan

Tersangka pengedar sabu, Unding ditangkap di rumahnya pekan lalu. (Foto : Istimewa)

TARAKAN, Koran Kaltara – Baru sebulan pindah ke sebuah rumah di Jalan Jenderal Sudirman RT 15, Kelurahan Karang Balik, SD alias SM alias UD (47) ternyata sudah “sukses” membuka bisnis jualan sabunya di rumah barunya tersebut.

Sekira pukul 02.00 Wita, Jumat (10/1/2020) pekan lalu, rumah yang ditempati SD ini pun langsung digerebek aparat kepolisian.

Kapolres Tarakan AKBP Fillol Praja Arthadira melalui Kasat Reskoba AKP Sudaryanto menuturkan, pria yang sering disapa Unding ini sudah cukup lama menjadi incaran petugas kepolisian. Namun, akhirnya baru tertangkap tim opsnal Sat Reskoba Polres Tarakan pekan lalu. Ini kali pertama Unding berurusan dengan polisi dan menjadi tahanan Polres Tarakan.

“UD sering transaksi narkotika di rumahnya. Kemudian, tim bergerak melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus. Setelah dilakukan maping (pemetaan) dan informasi yang akurat, tim mendatangi rumah pelaku,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (14/1/2020).

Pemeriksaan secara menyeluruh dilakukan di rumah, lemari pakaian hingga penggeledahan badan. Ditemukan barang bukti sabu 6 bungkus sabu di dalam kantong jaket, disimpan di atas lemari. Selanjutnya, penemuan kedua ditemukan lagi 2 bungkus plastik bening berisikan serbuk diduga sabu di kantong jaket, digantung Unding di pintu rumahnya.

Berdasarkan bukti permulaan yang cukup, maka Unding dibawa ke Polres Tarakan untuk diperiksa lebih lanjut. Diduga, enam bungkus sabu siap edar ini sudah ada pemesan, namun belum diambil pembelinya.

“Kita duga pelaku ini sebagai pengedar. Kalau yang dua bungkus sabu lagi dalam ukuran yang lumayan besar, kemungkinan disiapkan jadi posisi standby. Belum dipecah dan kondisi isinya masih agak besar dari 6 bungkus lainnya. Jadi setelah yang 6 bungkus laku, baru yang dua bungkus dijual lagi,” tuturnya.

Selain sabu, polisi juga mengamankan gunting, 2 unit HP, korek api dan uang tunai sebesar Rp4,9 juta disita sebagai barang bukti. Uang ini diduga ada kaitannya dengan peredaran narkotika. Sedangkan berat bruto, sabu keseluruhan 13,41 gram.

“Tersangka kita sangkakan pasal 114 ayat 1 subsider 112 ayat 2 junto pasal 132 Undang undang No. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancamannya, 5 tahun penjara,” tandasnya. (*)

Reporter : Sahida

Editor : Hariadi