Nunukan

Bandara Nunukan Layani Penerbangan Reguler dan Perintis

Pesawat Susi Air di Bandara Nunukan. (Istimewa)

NUNUKAN, Koran Kaltara – Bandar Udara (Bandara) Nunukan saat ini melayani penerbangan regular dan perintis untuk penumpang.

Penerbangan regular melayani rute Nunukan – Tarakan, sedangkan penerbangan perintis rute Nunukan – Long Bawan, Krayan. Baik reguler maupun perintis, hanya ada satu maskapai yang melayani penerbangan tersebut, yaitu Susi Air.

Kepala Bandara Nunukan, Agus Priyatmono mengatakan, hanya ada maskapai Susi Air yang beroperasi saat ini untuk tiga jadwal penerbangan, yaitu perintis APBN, perintis APBD Provinsi Kaltara dan Pemda Nunukan serta reguler.

Perintis APBN atau perintis APBD maksudnya adalah penerbangan yang disubsidi oleh pemerintah pusat (APBN) dan pemerintah daerah (APBD).

Jadwal reguler rute Nunukan – Tarakan (PP), setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Sabtu.

Kemudian dilanjutkan untuk perintis APBD ke Long Bawan Krayan, setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Sabtu.

Lalu, perintis APBN, rute Long Bawan  Nunukan, setiap hari Senin, Selasa, Rabu dan Sabtu.

“Jadi ada dua yaitu APBN dan APBD. Setiap hari Senin, Selasa, Rabu, Jumat dan Sabtu. Itu ada penerbangan ke Long Bawan dua kali, satu APBD dan satu APBN. Selama ini hanya Susi Air yang beroperasi di Bandara Nunukan. Semenjak pandemi Covid-19, Wings Air cancel flight terus,” jelas Agus, Selasa (13/7/2021).

Agus mengatakan, selain angkutan penumpang, Bandara Nunukan juga melayani angkutan barang atau kargo.

Namun demikian, saat ini baru dalam proses lelang untuk angkutan kargo barang dari APBD Pemprov Kaltara dan Pemda Nunukan.

Mengenai pelaksanaan protokol kesehatan, sesuai dengan surat edaran Satgas Covid-19 nasional, disebutkan bahwa untuk penerbangan perintis khususnya daerah tertinggal dan terluar, itu diizinkan tidak pakai surat antigen. Tapi dari pihak Susi Air dan berdasarkan surat Adat Krayan, itu diwajibkan surat antigen.

“Begitu juga untuk penumpang reguler Tarakan – Nunukan (wajib). Karena penerbangan perintis saja tidak diwajibkan kita wajibkan. Untuk melindungi SDM kami di lapangan,” ujar Agus.

Selain surat keterangan antigen, kata Agus, pihak Bandara Nunukan juga tetap melaksanakan pengecekan suhu tubuh sebelum memasuki terminal Bandara Nunukan.

Namun, yang menjadi kendala, petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Nunukan keterbatasan personel sehingga Avsec (Aviation Security) yang mengecek suhu. Selain suhu juga mengecek kelengkapan surat antigen.

“Kalau membawa surat antigen baru diperbolehkan masuk ke dalam konter check in. Dari pihak Susi Air juga untuk pembelian tiket diwajibkan ada surat antigen,” kata Agus.

Kemudian, kedatangan penumpang juga diterapkan protokol kesehatan sebagaimana surat edaran Bupati Nunukan untuk mengantisipasi jalur kedatangan, khususnya di bandara ataupun di pelabuhan.

“Kita laksanakan penerapan protokol kesehatan. Ada tim pengamanan Covid-19 di bandara. Itu sedang berlangsung, anggotanya dari Satpol PP, TNI Polri, Kesehatan dan petugas bandara,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sabri
Editor: Didik

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment