Headline

Bakal Paslon Minta Akun Perseorangan Bertambah

Ketua KPU Kaltara, Suryanata Al-Islami
  • Bursa Pilgub Kaltara, Pasangan AHA – S Mandatkan LO dan Operator di KPU

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara  Bursa Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kalimantan Utara (Kaltara) terus memunculkan figur-figur yang akan berkompetisi pada Pemilihan Serentak Tahun 2020. Tidak hanya bersebaran spanduk dan baliho bakal calon yang akan meramaikan pesta demokrasi tersebut, namun juga terdapat bakal pasangan calon (Paslon) yang berminat maju melalui jalur perseorangan.

Sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara menyebutkan pasangan ADD – IM yang belakangan diketahui, adalah Anang Dahlan Djauhari dan Ismit Mado telah meminta akun dan password. Kali ini kembali bertambah satu bakal Paslon yang memandatkan LO (penghubung) dan operatornya untuk mendapatkan akun pada Aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon). Hanya saja, pihak penyelenggara belum membeberkan nama pasangan tersebut.

Update hari ini (kemarin) terkait  permintaan akun silon untuk pencalonan perseorangan di KPU Provinsi Kaltara, bertambah satu bakal (pasangan) calon. Inisial AHA – S,” kata Ketua KPU Kaltara, Suryanata Al-Islami melalui pesan WhatsApp, Selasa (14/1/2020) malam.

Dengan demikian, sejauh ini terdapat dua bakal Paslon yang telah mendapatkan akun untuk akses aplikasi Silon. Diketahui, bakal Paslon AHA – S yang telah memandatkan LO dan operatornya kemarin, langsung diterima oleh KPU untuk ditindaklanjuti.

“Untuk LO (tugasnya) berkoordinasi kepada KPU atas nama balon. Operator menginput dukungan yang sudah dikumpulkan dari masyarakat,” jelas Surya-sapaan akrab Ketua KPU Kaltara.

Sesuai tahapan pada PKPU, bakal Paslon yang menempuh jalur independen baru akan menyerahkan dukungannya ke KPU pada Februari mendatang. Adapun pendaftarannya secara resmi, yakni pada bulan Juni, bersamaan dengan bakal Paslon melalui jalur partai politik.

Sementara itu, untuk diketahui, bagi bakal Paslon wajib memiliki dukungan minimal sebanyak 45.011. Syarat minimal dukungan itu merupakan 10 persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) pada pemilu terakhir (Pemilu 2019) dengan jumlah 450.108 orang. Selain itu, daerah sebaran dukungan, paling sedikit tiga kabupaten atau kota dari total lima daerah di provinsi termuda di Indonesia ini. (*)

Reporter : Fathu Rizqil Mufid

Editor : Nurul Lamunsari