Bulungan

Bakal Ada Mutasi, Pemkab Gelar Uji Kompetensi JPT

Bupati Bulungan Syarwani, membuka uji kompetensi bagi JPT di lingkup Pemkab Bulungan. (Foto : Nurjannah)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Pemkab Bulungan bakal melakukan mutasi sejumlah jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sebagai langkah persiapan, Pemkab menggelar uji kompetensi bagi pengampu Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan secara virtual, Senin (2/8/2021).

Setidaknya ada 21 pejabat eselon II atau JPT Pratama di lingkup Pemkab Bulungan yang turut mengikuti uji kompetensi yang akan berlangsung pada 3 – 6 Agustus 2021.

Bupati Bulungan Syarwani berharap, para pejabat yang mengikuti, selain memiliki kompetensi, juga mempunyai loyalitas dan dedikasi kepada pemkab maupun masyarakat Bulungan.

“Kepada saudara-saudara peserta, agar dapat mengikuti uji kompetensi ini dengan sebaik-baiknya,” ujar bupati.

Ia menjelaskan, kegiatan uji kompetensi ini mengacu pada ketentuan, di mana manajemen ASN yang baik serta diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang manajemen PNS.

Kemudian Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 13 Tahun 2014, tentang tata cara pengisisan jabatan pimpinan tinggi di lingkungan instansi pemerintah.

“Pada PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS dalam pasal 132 ayat 1 menyebutkan, pengisian jabatan pimpinan tinggi atau JPT melalui mutasi dari satu JPT ke JPT yang lain dapat dilakukan melalui uji kompetensi di antara pejabat pimpinan tinggi satu instansi,” jelasnya.

Untuk diketahui, mutasi yang dilakukan harus memenuhi persyaratan, yaitu sesuai dengan standar kompetensi jabatan dan telah menduduki jabatan paling singkat 2 tahun dan paling lama 5 tahun.

Selanjutnya dalam uji kompetensi terdapat berbagai tahapan yang harus dilalui oleh tiap peserta, seperti seleksi administrasi, tes kompetensi manajerial, tes kompetensi teknis hingga tes kompetensi sosial kultural.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulungan Indriyati mengatakan, uji kompetensi tersebut sebagai langkah persiapan untuk melakukan mutasi jabatan.

Disinggung apakah juga untuk lelang jabatan, ia menyampaikan untuk tahapan tersebut berbeda.

“Bukan untuk lelang, ini uji kompetensi untuk JPT persiapan rotasi atau mutasi, sementara untuk lelang belum dilakukan,” katanya, Senin (2/8/2021).

Sementara untuk pelaksanaan mutasi jabatan sendiri, Indri belum memberikan keterangan lebih jauh terkait itu. (*)

Reporter: Nurjannah
Editor: Eddy Nugroho