Bulungan

Antrian Panjang di SPBU jadi Perhatian Polisi

Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro akan menindak tegas oknum pengetap. (Foto : Ramlan/Koran Kaltara)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Pemandangan antrian panjang kendaraan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kembali terjadi. Hal ini pun mendapat respons dari Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro. Kapolres menegaskan, ia akan kembali memerintahkan jajarannya untuk melakukan penyelidikan penyebab antrian tersebut.

“Kita akan lakukan penyelidikan kembali. Kita akan cari tahu apa penyebab dari antrian itu. Kalau memang ada yang melakukan penyalahgunaan, seperti mengetap, akan kita tindak,” katanya saat dikonfirmasi Koran Kaltara, Rabu (23/9/2020).

Kapolres belum memastikan, apakah penyebab antrian itu dikarenakan ulah oknum pengetap atau bukan. Akan tetapi, jika melihat dari kasus sebelumnya, rata-rata penyebab antrian itu dikarenakan ulah para oknum pengetap.

Ia mengakui, keberadaan pengetap ini memang dibutuhkan tindakan tegas untuk memberikan efek jera. Padahal, pihaknya sudah memasang maklumat sebagai peringatan kepada pengetap untuk tidak menyalahgunakan BBM bersubsidi maupun non subsidi. Karena selama ini, keberadaan pengetap merupakan dalang dibalik persoalan BBM yang terjadi di wilayah hukum Polres Bulungan.

“Masalah pengetap ini kan memang kembali marak lagi saat ini. Padahal kita juga intens melakukan penindakan. Karena kan apa yang dilakukan mereka (oknum pengetap) juga merupakan tindak pidana. Tapi oknum-oknum ini nggak kapok-kapok juga. Makanya nanti kita akan ambil tindak tegas lagi,” tegas Kapolres.

Menurut Kapolres, penyalahgunaan BBM yang dilakukan para pengetap ini memang sudah melanggar peraturan yang ada. Lantaran melakukan usaha dalam bidang minyak dan gas tak sesuai dengan aturan yang berlaku. Sehingga menyebabkan, persoalan BBM yang hingga kini terus terjadi.

“Kalau pengetap ini kan, tidak ada izinnya. Dalam distribusi BBM itu, tidak boleh dilakukan sembarangan. Untuk transportasinya saja itu khusus. Semua ada aturannya,” jelas dia.

Lanjutnya lagi, persoalan BBM ini memang sangat dikeluhkan oleh masyarakat Bulungan dan bukan persoalan baru. Sehingga ini harus menjadi perhatian semua pihak, termasuk juga pemda Bulungan untuk mencarikan solusi.

“Ini merupakan tanggung jawab bersama kita. Kita harapkan kedepan, ada solusi untuk meminimalisir permasalahn BBM ini. Terutama untuk memberikan kesadaran bagi para pengetap ini. Keluhan-keluhan ini sangat mempengaruhi kepercayaan masyarakat kepada pemerintah maupun aparat penegak hukum,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ramlan
Editor: Eddy Nugroho

 

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer
  • Gunakan masker apabila keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah