Bulungan

Antisipasi Overload, RS Siapkan Ruang VIP untuk Isolasi

Tangkapan layar tenaga medis RS tengah mendokumentasikan jumlah bed. (Foto : Nurjannah)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Peningkatan kasus covid-19 di Bulungan masih terus terjadi.

Pasien bergejala yang dirawat di RSD dr H Soemarno Sostroatmodjo pun sempat meningkat signifikan hingga hampir overload atau over kapasitas.

Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihak rumah sakit pun mempersiapkan ruang baru untuk tambahan sebagai tempat isolasi pasien Covid-19.

Informasi dihimpun, ruang isolasi untuk pasien covid-19 setidaknya bisa menampung 44 pasien. Jika kondisi meningkat bisa dimaksimalkan hingga 55 bed (tempat tidur).Sebagai antisipasi kondisi darurat, bahkan sempat para medis sudah menyiapkan bed tambahan yang ditempatkan di lorong ruang perawatan.

Namun demikian dipastikan kondisinya masih bisa teratasi.

Setelah pada Minggu (1/8/2021) lalu, ada 52 orang yang masuk ruang isolasi, Senin (2/8/2021) kemarin telah berkurang dan tersisa 47 orang pasien.

Terkait ruang isolasi sendiri, Bupati Bulungan Syarwani mengatakan, dirinya telah meminta pihak rumah sakit untuk menyiapkan ruang VIP di bagian bawah gedung rumah sakit itu untuk menjadi ruang isolasi tambahan.

“Kapasitas ruang isolasi sudah tidak mencukupi, bahkan dokter Surya (direktur rumah sakit) menyampaikan, kita sudah maksimalkan untuk membuka atau menempatkan bed di lorong yang ada di dalam ruangan itu,” ungkapnya.

Meski di lorong, namun tetap dalam satu bangunan yang sama, tidak terpisah agar tetap mempermudah layanan dari petugas kesehatan.

Jika terpisah, misalnya ada yang di gedung lain, menurut bupati, itu akan lebih rentan penularannya bagi pasien lain, yang bukan Covid-19 karena adanya arus lalulintas pasien.

“Di samping itu Rusunawa tetap kita siapkan, disiagakan, tapi itu belum digunakan,” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur RSD dr. H. Soemarno Sostroatmodjo Tanjung Selor dr Surya Tan, tak menampik pasien sempat meningkat hingga 52 orang di ruangan isolasi.

Namun pada Senin (2/8) pasien tersisa 47 orang.

“Alhamdulillah bisa tertangani, memang kita sempat menempatkan bed di lorong ruang pelayanan. Itu sebagai antisipasi saja. Alhamdulillah, untuk pasien Covid-19 ruang isolasi bisa dimaksimalkan hingga 55 bed, dari kapasitas 44 bed,” ungkapnya saat dihubungi, Senin (2/8/2021).

Sementara itu, untuk tempat tidur yang ditempatkan di lorong, itu karena sudah sampai 52 pasien, tentunya itu sebagai persiapan untuk penanganan.

“Karena pasien sudah sampai 52 saya perintahkan buat saja bed tambahan. Tapi ternyata hari ini sudah lebih baik. Bahkan ini ada lagi pasien yang kondisinya membaik,” kata Surya.

Ia juga memastikan, pihaknya menyiapkan ruangan VIP, jika nantinya terjadi kondisi luar biasa atau outbreak.

Surya mengatakan, untuk ruangan VIP setidaknya bisa dimaksimalkan sebanyak 12 bed. (*)

Reporter: Nurjannah
Editor: Eddy Nugroho