Ekonomi Bisnis

Antisipasi Kenaikan Harga Jelang Natal dan Tahun Baru

Aktivitas perdagangan di Pasar Imbayud Taka. (Foto : Agung)
TANA TIDUNG, Koran Kaltara – Pemerintah daerah mulai melakukan upaya antisipasi kenaikan harga sembako jelang momen natal dan tahun baru.
Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Kabupaten Tana Tidung, Riko Ardianto.
Ia menjelaskan, potensi kenaikan harga memang kerap terjadi di momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN), sehingga upaya antisipasi perlu dilakukan sejak awal.
“Potensi kenaikan harga disebabkan permintaan masyarakat yang meningkat. Siklusnya memang kerap terjadi seperti itu di momen-momen hari besar,” ujarnya kepada Koran Kaltara.
Pihaknya berupaya agar tidak ada kenaikan secara signifikan. Sehingga masyarakat tidak menjadi terbebani. Terlebih saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19.
“Minimal tidak naik drastis, yang normal-normal saja. Jangan sampai memberatkan masyarakat,” jelasnya.
Secara teknis, antisipasi dilakukan dengan pendataan ketersediaan barang secara rutin. Kemudian mengecek perkembangan harga jual di pasar dan lokasi perbelanjaan. Selain itu, memastikan pasokan barang lancar secara berkelanjutan.
“Di awal kita usahakan dulu jangan sampai ada kelangkaan. Utamanya pada barang-barang yang sangat dibutuhkan saat natal dan tahun baru. Jadi kita koordinasi juga dengan agen dan distributornya,” paparnya.
Disperindagkop Tana Tidung pun siap bersinergi dengan Disperindagkop Provinsi Kalimantan Utara. Mengingat mereka pun kerap melakukan pengawasan harga langsung ke kabupaten dan kota.
“Nanti sama-sama lah, kita saling membantu untuk memastikan soal harga ini stabil,” jelasnya.
Sementara ini baru komoditas minyak goreng yang terpantau mengalami kenaikan harga cukup tinggi. Kondisi ini disebut sudah berlangsung sejak Oktober lalu.
“Dari pendataan minggu ini memang ada kenaikan, ini juga infonya terjadi di deaerah lain. Ini yang mendapat perhatian khusus, karena jangan sampai berimbas dengan barang yang lain,” bebernya.
Disperindagkop Tana Tidung juga akan melakukan pengawasan mutu dan kelayakan barang yang dijual jelang Natal dan tahun baru.
Tidak boleh ada barang kedaluwarsa, tidak memiliki izin edar dan tidak layak yang dijual.
“Kita minta kepada agen hingga pedagang eceran untuk memastikan barangnya layak jual dan aman untuk dikonsumsi masyarakat,” pungkasnya. (*)
Reporter: Agung Riyanto
Editor: Nurul Lamunsari

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment