Kaltara

Antisipasi Bencana Alam, Polri Siapkan Ratusan Personel

Bencana alam banjir menjadi salah satu atensi kepolisian dalam situasi cuaca saat ini. (Foto : Ramlan/Koran Kaltara)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Situasi cuaca di beberapa wilayah di Indonesia cukup ekstrem dan berpotensi terjadinya bencana alam. Tak terkecuali di Provinsi Kaltara, yang tidak menutup kemungkinan bisa terjadi bencana. Berdasarkan hasil analisis yang disampaikan melalui BMKG Kelas III Tanjung Harapan, hujan disertai kilat/petir hingga terjadinya gelombang terjadi berpotensi terjadi.

Menanggapi potensi terjadinya bencana alam itu, Polri berkoordinasi dengan stakeholder lain untuk mengantisipasi adanya korban jiwa bencana alam. Meski belum terjadi bencana alam seperti di beberapa daerah lain, kepolisian siap menurunkan ratusan personel.

“Kita sudah siap kalau memang ada kejadian (bencana alam). Kalau bencana non alam kan kita sudah Satgasnya. Namanya Satgas Operasi Aman Nusa II, untuk Covid-19,” kata Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono, melalui Karo Operasi Kombes Pol Prasojo Wibowo, Selasa (19/1/2021).

Prasojo mengungkapkan, seluruh personel yang terlibat dalam operasi bencana alam tidak hanya dari kepolisian saja. Dalam operasi itu juga dibentuk tim satuan tugas (satgas) yang terdiri unsur kepolisian, TNI, BPBD, Basarnas serta stakeholder terkait lainnya.

Penanganan, kata dia, meliputi bencana alam seperti banjir, puting beliung, tanah longsor, serta kebakaran hutan dan lahan. Beberapa hal yang menjadi fokus dalam operasi ini adalah korban bencana, lokasi kejadian, tempat penampungan dan posko kesehatan hingga logistik.

“Kalau kejadian (banjir) yang di Nunukan, itu kan masih ditangani Polres (Nunukan). Tapi kalau memang ada kejadian yang cukup besar, personel kita (Polda Kaltara) siap diturunkan,” jelasnya.

Lebih jauh dijelaskan Prasojo, untuk titik fokus dalam bencana alam ini memang belum terpusat untuk di wilayah Kaltara. Namun apabila berkaca pada bencana alam sebelumnya ketika musim hujan, tentu Kabupaten Bulungan menjadi atensi pihaknya.

Apalagi, sejarah di Bulungan mengenai bencana alam, pernah terjadi banjir yang cukup besar pada tahun 2015 dan 2017 lalu. “Sekarang ini juga kita terus melakukan koordinasi. Apalagi kan sekarang ini kita lihat sudah masuk musim hujan. Bahkan sudah ada didaerah terjadi bencana alam banjir,” jelasnya.

Sementara dari prediksi situasi cuaca yang disampaikan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Tanjung Harapan, mulai dari Rabu 20 Januari hingga Kamis 21 Januari akan berpotensi terjadi hujan disertai kilat. Sementara itu, tinggi gelombang juga diprediksi mencapi ketinggian 1,25 meter.

Sementara hujan akan mengguyur beberapa wilayah di malam hari seperti di Bunyu, Tanjung Palas Timur, Tanjung Palas Utara, Tarakan, Tanjung Selor, Nunukan, Malinau Selaan, Peso Hilir, Sekatak, Sesayap, Sembakung Atulai, dan Tana Lia. (*)

Reporter: Ramlan
Editor: Eddy Nugroho

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah