Bulungan

Antisipasi Arus Mudik, Dibentuk 2 Posyan dan 10 Pospam

Rakor persiapan hari raya Idulfitri di Polres Bulungan. (Foto : Ramlan)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Polres Bulungan bersama instansi terkait, terus mematangkan persiapan jelang arus mudik lebaran idulfitri 1442H/2021M. Untuk mencegah arus mudik lebaran kali ini, kepolisian bakal membentuk 2 pos pelayanan (posyan) dan 10 pos pengamanan (pospam) yang tersebar di dua kabupaten, yakni Bulungan dan KTT.

Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro, melalui Paur Subbag Humas Ipda Tutut Murdayanto mengatakan, dua Posyan yang dibangun itu berada di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor dan Pelabuhan Tideng Pale. Sementara untuk Pospam tersebar di beberapa titik di Bulungan dan KTT.

“Sementara itu ada sekitar 88 personel yang kita libatkan dalam pengamanan mudik ini. Jumlah personel dan pos-pos yang kita bentuk ini, merupakan hasil analisa kita dari tahun sebelumnya (2020),” katanya kepada Koran Kaltara, Senin (3/5/2021).

Tutut mengungkapkan, seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan ini diminta untuk mengoptimalkan kinerja. Apalagi, pengamanan ini akan dilaksanakan melalui Operasi Ketupat Kayan 2020. Dalam operasi itu, kata Tutut, selain fokus pada pengamanan lebaran melainkan juga fokus untuk larangan mudik.

“Ini agar tercipta kondisi kamtibmas yang mantap dengan ditandai dengan turunnya angka kriminalitas. Serta yang paling penting adalah bisa menekan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Bulungan. Makanya operasi ini kita tegaskan, melarang untuk melakukan mudik,” ujar Tutut.

Selain fokus pada penurunan angka kriminalitas dan kasus Covid-19, beberapa fenomena jelang lebaran juga akan jadi perhatian kepolisian. Seperti diantaranya adalah, penyelewengan distribusi BBM, penimbunan sembako, makanan kadaluwarsa hingga jual beli petasan.

“Semuanya disampaikan kepada masyarakat secara pre-entif. Sampaikan melalui media cetak dan elektronik dan juga spanduk soal fenomena yang sering terjadi. Begitu juga dengan Covid-19, akan kita sampaikan secara humanis,” ungkap Tutut.

Lebih jauh dijelaskan, operasi Ketupat Kayan 2021 ini akan dimulai pada Kamis (6/5) hingga Selasa (18/5). Dalam operasi itu, kepolisian bersama seluruh jajaran akan fokus pada kebijakan pemerintah mengenai larangan mudik dan pencegahan Covid-19.

“Setiap pos nanti, itu ada personel gabungannya. Mulai dari polisi, TNI, dishub hingga tim kesehatan kita libatkan. Karena kan tidak hanya fokus larangan mudik, tapi juga tentang pencegahan penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ramlan

Editor: Eddy Nugroho

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah