Nunukan

Anggota DPR RI Soroti Peralihan Fungsi Hutan di Nunukan

Deddy Yevri Hanteru Sitorus

NUNUKAN, Koran Kaltara – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kaltara, Ir. Deddy Yevri Hanteru Sitorus mengatakan persoalan beralih fungsinya hutan di Nunukan perlu ada kerja sama semua pihak. Sebab, jika pemerintah saja yang dipaksakan menegakkan aturan, maka akan ada banyak orang terdampak.

“Kenapa? Karena dari dulu, mereka sudah menggantungkan hidupnya di sana. Harus dipinggirkan? Persoalannya sekarang, apa yang akan dilakukan dengan mereka, apakah relokasi? Sediakah pemda memberikan lahan pengganti? Kan harus ada kerja sama,” ungkapnya.

Dia mencontohkan seperti kasus di Pulau Sebatik, sudah ditetapkan sebagai hutan desa, namun ternyata di atasnya semua kebun sawit. Bahkan, informasinya sudah ada sertifikat.

“Ada persoalan kehidupan di situ, orang cari makan. Salahnya kita dari dulu tidak kuat menjaga hutan kita. Kalau saran saya, ya harus kembali ke fungsinya. Kita mau ngomong apa? Penegakan aturan dengan keterdayaan masyarakat yang memang harus dikedepankan. Nanti, kalau semuanya apa-apa penegak hukum, orang bilang pemerintah otoriter, tapi kalau tidak ditegakkan sama sekali, maka terjadi kekeringan, resapan air hilang,” kata dia.

Menurut dia, solusi tepat menyelesaikan masalah itu, yakni harus dilakukan bersama-sama. Sebab, perusakan hutan akan menimbulkan krisis lingkungan.

“Dan, ini berakibat pada kehidupan kemanusian. Seperti apa? Ya itu tadi, tidak ada lagi air. Jadi semua kena dampaknya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Gerakan Nunukan Hijau Nunukan, Asrul mengatakan, berdasarkan data, setidaknya ada sekitar 2.850 hutan lindung di Nunukan. Namun, ada sekitar seribuan hektare hutan rusak.

“Tapi, itu sudah dilaksanakan kegiatan pengembalian fungsinya. Walaupun masih sekitar 800 hektar. Ini dilakukan dengan program-program UPT KPH Nunukan, seperti hutan desa yang luasnya 500 hektare, dan kelompok tani,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya sudah melakukan pendekatan dengan UPT KPH Nunukan dan DLH Nunukan untuk mengatasi kerusakan lingkungan dan hutan.

“Secara tidak langsung kita sudah sampaikan dalam upacara peringatan sumpah pemuda. Sebab, dalam acara itu, kita mengundang UPT KPH Nunukan selaku pembina upacara. Dan, pihak kehutanan memang ingin mempersatukan dan memanggil teman-teman pencipta alam untuk membuka suatu forum agar bisa saling berdiskusi,” ungkap. (*)

Reporter: Asrin
Editor: Sobirin

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer
  • Gunakan masker apabila keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah