Kaltim

Anggota Dewan Ancam Pidanakan Penjahat Lingkungan

MENGKHAWATIRKAN: Kawasan tambang di Perumahan Korem, Kecamatan Samarinda Utara yang sempat ditinjau anggota DPRD dan aktivitas tambang serta pengupasan lahan. (Permata/KK)
  • Tambang Illegal di Kawasan Permukiman Warga

SAMARINDA – Keberadaan tambang ilegal di kawasan pemukiman warga di Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara membuat DPRD Samarinda gusar. Bahkan dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Komisi III DPRD Samarinda, para wakil rakyat tersebut dibuat geram lantaran lokasi tambang sangat berdekatan dengan pemukiman warga.

Terkait hal ini, Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani, ia mengaku sempat kecewa. Lantaran dalam sidak yang dilakukannya, aktivitas pertambangan di lapangan pun terpantau nihil. Hanya terdapat lahan gundul dengan beberapa alat-alat sederhana khas pertambangan.

“Laporannya disampaikan setelah tambangnya selesai digali. Tambangnya sudah diambil, begitu banjir baru ada laporan masuk,” tutur Angkasa usai melaksanakan sidak di Perumahan Korem, Samarinda Utara.

Angkasa menganggap apa yang dilakukan pemilik tambang merupakan kejahatan lingkungan. Karenanya ia meminta kepada masyarakat setempat agar bersama-sama mengumpulkan data, sehingga bisa diketahui siapa oknum yang melakukan penambangan di lokasi tersebut. Bahkan ia meminta agar masyarakat segera melaporkan jika ada aktivitas pertambangan.

Jangan sampai usai kejadian baru ada laporan masuk. Karena dikhawatirkan memperluas dampak dari keberadaan tambang tersebut.

“Itu kejahatan lingkungan, kami sedang pertimbangkan untuk lapor ke pihak berwajib. Mungkin ke kepolisian,” imbuhnya.

Dalam waktu dekat, Angkasa pun akan memanggil instansi terkait dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda. Ia hendak memastikan apakah sudah pernah ada izin untuk aktivitas pertambangan tersebut. selain itu izin kawasan perumahan di loaksi pun turut menjadi tanda tanya. Lantaran pengupasan lahan yang diperuntukkan untuk perumahan sedikit banyak jelas memberikan pengaruh terhadap lingkungan Samarinda.

“Yang jelas kami tidak ingin data kami prematur. Makanya kami matangkan dahulu,” sambung poltisi PDI Perjuangan itu.

Ia pun meminta agar masyarakat tak perlu takut jika hendak melaporkan. Sekaligus ia mengingatkan agar masyarakat jangan ada yang turut bermain dalan aktivitas pertambangan yang sampai sekarang izinnya belum diketahui. Karena jika demikian, maka Angkasa memastikan bahwa seluruh pihak termasuk dalam penjahat lingkungan yang bisa lekas dipolisikan. (*)

Sumber: Koran Kaltim

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah