Politik

Anggaran Pilkada Nunukan Tidak Dialihkan

Ketua Bawaslu Nunukan saat menandatangai NPHD Bawaslu Nunukan pada 2019 lalu. (Foto: DOK/Koran Kaltara)

NUNUKAN, Koran Kaltara – Sekretaris Daerah (Sekda) Nunukan Serfianus memastikan anggaran pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Nunukan masih tetap dan tidak dialihkan. Hal ini sesuai intruksi Kemendagri.

“Kami sudah mendapatkan arahan langsung dari Kemendagri. Saya rasa sarana prasarana sudah tidak ada masalah. Begitu juga soal anggaran, sudah ditekankan Kemendagri kalau anggaran yang mendukung Pilkada tidak boleh dialihkan untuk kegiatan lain, termasuk kegiatan Covid-19,” ungkap Serfianus kepada Koran Kaltara, Senin (18/5/2020).

Namun dia menegaskan, bahwa kondisi keuangan di Kabupaten Nunukan masih bergantung dari dana transfer. “Artinya, ada angkanya, tapi uangnya tidak. Prinsipnya, kita berkomitmen menyukseskan agenda nasional ini. Walaupun ada refocusing dan rasionalisasi tapi anggaran pilkada tidak terganggu. Kita sudah siapkan sesuai kesepakatan bersama. Itu arahan Kemendagri kepada Kepala Daerah, harus di-standby-kan,” bebernya.

Berdasarkan data dari Badan Keuangan dan Aset Pemkab Nunukan, anggaran pilkada yang dicairkan ke KPU dan Bawaslu sudah mencapai 40 persen.

Ketua Bawaslu Nunukan, Moch Yusran menyampaikan anggaran yang sudah direalisasikan Pemkab Nunukan mencapai 40 persen atau sekitara Rp5,120 miliar dari anggaran sebesar Rp13 miliar. “Anggaran ini tidak bisa kita serap. Karena tahapan belum dijalankan. Masih terparkir di bank,” terangnya.

Kemudian, Ketua KPU Nunukan Rahman menyampaikan telah menerima dua kali pencairan. Pertama sebesar Rp300 juta dan kedua Rp11,080 miliar dari total anggaran Rp28 miliar. “Anggaran ini sudah sebagian kami gunakan. Nah, adanya surat edaran KPU RI sejak Maret lalu, kami tidak bisa mengelola anggaran, sehingga anggaran itu masih terhenti di tahapan. Kecuali anggaran rutin dari APBN,” ujarnya. (*)

Reporter: Asrin
Editor: Sobirin

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah