Alasan Ibrahim Ali Pilih Sabri di Pikada 2024

Ibrahim Ali – Sabri

TANA TIDUNG, Koran Kaltara – Bakal Calon Petahana Bupati Tana Tidung 2024 – 2029, Ibrahim Ali, memaparkan sejumlah alasan yang melatarbelakangi dirinya memilih Camat Betayau, Sabri, sebagai pasangan dalam Pilkada Tana Tidung tahun ini.

Dia menjelaskan, Sabri dipilih supaya ada keseimbangan dalam tata kelola pemerintahan ke depan. Sabri yang memiliki latar belakang birokrat, dinilai akan tepat untuk diajak berkolaborasi dalam membangun Tana Tidung lima tahun ke depan.

“Biar ada keseimbanganlah. Dalam sebuah tata kelola pemerintahan itu kalau didominasi orang politik semua, kerja orang politik ini kan terlalu taktis,” kata Ibrahim belum lama ini.

“Tapi kalau kita punya wakil dari birokrat, saya mengharapkan bisa lebih paham tupoksinya sebagai wakil. Insya Allah bisa mewakili saya ketika berbicara urusan pemerintahan, sementara saya di tataran kebijakan kebijakan yang lain,” paparnya melanjutkan.

Ibrahim Ali mengungkapkan, sosok wakil yang tepat sangat dibutuhkan oleh bupati sebagai kepala daerah. Banyak pecah kongsi antara unsur pemimpin daerah karena permasalahan ketidakpahaman tupoksi wakil kepala daerah.

Lanjut dia, berdasarkan regulasi terkait, perlu dipahami bahwa wakil bupati merupakan pembantu kepala daerah. Wakil bupati bekerja berdasarkan legitimasi atau perintah dari Bupati.

“Susah juga kalau dia mau memaksakan diri menyamakan posisinya wakil bupati sama dengan bupati. Nggak ada dalam aturan seperti itu. Wakil bupati melaksanakan tugas ketika bupati tidak berada di tempat atau ketika diberikan tugas oleh bupati, harusnya begitu,” bebernya.

“Terkadang wakil salah dalam menafsirkan itu. Itulah menurut saya yang akhirnya ada ketidakcocokan, ada ketidakpahaman,” kata Ibrahim Ali menambahkan.

Adapun, kehadiran sosok wakil dengan rekam jejak di dunia birokrat, kembali diharapkan bisa memahami lebih baik tupoksi yang akan diembannya kelak.

“Poinnya di keseimbangan tadi, menurut saya dalam sebuah pemerintahan itu selayaknya ada penyeimbang, ada politisinya, ada birokratnya,” pungkasnya. (*)

Reporter: Agung Riyanto

Redaktur: Fathu Rizqil Mufid

BERITA TERKAIT

Berita terkait tidak ditemukan!

TERPOPULER

Koran Kaltara adalah media terbesar di Kalimantan Utara yang berkantor pusat di Tanjung Selor mengusung tagline "Cerdas untuk Pembaruan" senantiasa menghadirkan berita-berita yang informatif dan inspiratif.

Copyright © 2018-2026 Korankaltara.com