Hukum Kriminal

Aksinya Terekam CCTV, Pelaku Pencurian Berhasil Diamankan

Pelaku pencurian yang berhasil diamankan polisi. (Foto : Ist)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Seorang pelaku pencurian yang sebelumnya beraksi di sekitar Jalan MT Haryono Tanjung Selor, berhasil diamankan polisi.

Aksi pencurian yang dilakukan pelaku berinisial A (20) sempat terekam di kamera pengintai atau CCTV, dan viral di media sosial (medsos).

Kasat Reskrim Polres Bulungan Iptu Khomaini, melalui Kanit Resmob Ipda Achmad Abiyardie mengatakan, pelaku A diamankan di rumahnya pada Kamis (23/9/2021).

Penangkapan terhadap pelaku, katanya, berdasarkan hasil penyidikan dari video yang viral di medsos tersebut.

“Setelah videonya viral, anggota kita langsung lakukan penyidikan. Saat kita amankan, pelaku memang mengakui semua perbuatannya,” katanya, Jum’at (24/9/2021) kepada Koran Kaltara.

Meski telah diamankan, polisi tak melakukan penahanan terhadap pelaku. Karena, dari pihak korban sendiri tidak melakukan pelaporan yang akan menjadi dasar kepolisian melakukan pengembangan.

Hanya saja, terhadap pelaku polisi memberikan kewajiban untuk terus melaporkan diri ke Satreskrim Polres Bulungan setiap harinya.

“Kita tidak tahan karena korban (pelapor) juga tidak buat laporan. Si korban merasa tidak merasa rugi juga. Yang di ambil tas kosong jadi didamaikan saya kemarin. Tapi pelaku dilakukan wajib lapor dan diberi efek jera,” ujar Abi.

Dikatakan Abi, dalam kasus itu seharusnya menjadi pelajaran bagi seluruh masyarakat Bulungan. Tindak kejahatan bisa kapan saja terjadi, jika ada kesempatan dari pelaku.

Apalagi dari pengakuan A, nekat melakukan aksi pencurian lantaran melihat tas yang digantung oleh pemilik di kendaraan motor.

Sehingga dapat disimpulkan, aksi pencurian yang terjadi di Bulungan ini, hampir dikarenakan ada kesempatan.

“Kalau pengakuan (lakukan pencurian) baru satu kali. Katanya dia lihat ada tas yang digantung di motor, makanya langsung diambil. Tapi dia tidak tahu, ada CCTV di dekatnya. Tapi kan, ini bisa jadi pelajaran. Aksi pencurian yang dilakukannya, karena melihat kesempatan” jelasnya.

Termasuk juga aksi pencurian kendaraan motor (curamor), dikarenakan ada kesempatan oleh pelaku. Bahkan kasus pencurian motor ini disebabkan oleh kelalaian dari korban itu sendiri.

Rata-rata korbannya lupa atau lalai melepaskan kunci kendaraannya, sehingga memudahkan para pelaku untuk beraksi.

“Rata-rata karena kuncinya masih tertempel di motor saja. Itu kan memudahkan si pelaku. Korban lengah sedikit, motor bisa langsung dibawa kabur. Bahkan bisa sampai langsung ke Berau ataupun daerah lainnya,” ungkapnya.

Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat selalu waspada terhadap tindak kriminal. Seiring perkembangan daerah yang terus maju, itu juga memicu pelaku-pelaku kriminal dalam beraksi. (*)

Reporter: Ramlan
Editor: Eddy Nugroho

 

TOPIK TERKAIT:

Melawan, Polisi Tembak Residivis Pencurian Uang 

Perkara Pencurian Buah Sawit PT NJL Dihentikan

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment