Bulungan

Air Sungai Kayan di Peso Meluap, Ibukota Waspada Banjir

Luapan air Sungai Kayan di Peso sudah menggenangi permukiman warga. (Foto: Istimewa)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Ketinggian air Sungai Kayan di wilayah hulu, tepatnya di Desa Long Peso, Kecamatan Peso terus meningkat. Sesuai laporan yang diterima Koran Kaltara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulungan, ketinggian luapan air Sungai Kayan di wilayah tersebut sudah di atas 50 sentimeter.

Hal itu diungkapkan Kepala BPBD Bulungan, Ali Fatokah saat dikonfirmasi, Kamis (8/4/2021) malam. “Ketinggian air (Hulu Sungai Kayan) sudah mencapai 7,2 meter hingga pukul 17.26 Wita. Artinya, air sungai sudah meluap,” katanya.

Akibat luapan air sungai itu, perumahan warga sekitar tak sedikit yang mulai tergenang. Bahkan, wilayah Ibukota Kaltara, Tanjung Selor juga berpotensi terjadi banjir jika ketinggian air di wilayah hulu terus meningkat.

Ali mengungkapkan, dibutuhkan waktu sekitar 10 hingga 12 jam aliran air dari hulu akan tiba di wilayah hilir. Jika demikian, katanya, maka potensi terjadi banjir di Tanjung Selor cukup memungkinkan.

“Kalau memang airnya (di hulu) terus naik, kemungkinan di sini (Tanjung Selor) juga akan banjir. Kita perkirakan 10 hingga 12 jam tiba di sini. Tapi mudah-mudahan saja, air laut tidak pasang,” ungkapnya.

Dengan naiknya tinggi air sungai di wilayah hulu, Ali Fatokah memerintahkan jajarannya untuk memantau ketinggian permukaan air Sungai Kayan di Tanjung Selor.

“Karena kalau di sini ketinggian sudah 4 meter, itu sudah meluap. Tapi dari laporan, masih sekitar 2,4 meter. Tapi akan kita pantau terus juga ini,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ramlan
Editor: Didik