Nunukan

8 Juni, Aktivitas Perkantoran Kembali Normal

Hasan Basri

NUNUKAN, Koran Kaltara – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mengeluarkan surat edaran tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid – 19 di Lingkungan Instansi Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan, yang ditujukan kepala Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan.

Dalam surat edaran tersebut, tanggal 5 Juni 2020 merupakan batas akhir bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN dalam melaksanakan tugas kedinasan di rumah atau work from home (WFH) masing-masing.

“WFH sampai tanggal 5 Juni. Selanjutnya tanggal 8 Juni kantor kembali beraktivitas normal, namun tetap mengikuti protokol kesehatan,” ujar Kabag Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Nunukan, Hasan Basri, Senin (1/6/2020).

Ia mengatakan, sesuai surat edaran Bupati Nunukan Nomor : P/111/ORG.065 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 Di Lingkungan Instansi Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan, pelaksanaan tugas kedinasan bagi ASN dan Non ASN, dilaksanakan dengan sistem shift yang diatur oleh Kepala Perangkat Daerah.

Bagi ASN dan non ASN yang tidak sedang menjalankan tugas kedinasan di kantor, maka melaksanakan tugas kedinasan di rumah masing-masing atau WFH. Sehingga WFH berlaku sampai tanggal 5 Juni 2020 sebagaimana dalam surat edaran tersebut.

Hasan mengatakan, saat ini, Pemerintah Daerah Nunukan menunggu surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi (Menpan RB) tentang penyesuaian sistem kerja ASN. Namun apabila, edaran dari Menpan RB belum terbit, maka Nunukan akan menerapkan new normal.

“Jadi ikuti protokol kesehatan. Seperti memakai masker, physical distancing, cuci tangan dan hindari kerumunan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sabri
Editor: Didik

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah