Hukum Kriminal

64 Tahanan Titipan Belum Dipindah ke Lapas

Lapas Tarakan. (Foto : DOK/Koran Kaltara)

TARAKAN, Koran Kaltara – Selama pandemi Covid-19 Lembaga Pemasyarakatan menunda tahanan baru masuk, namun sejak menjelang hari raya Idulfitri, lapas kembali menerima tahanan dengan syarat sesuai dengan protokol kesehatan.

Meski tahanan titipan sudah bisa masuk ke lapas, namun sebanyak 64 tahanan titipan yang berada di Polres Tarakan sampai saat ini masih belum dipindahkan ke Lapas Kelas II A Tarakan.

Saat dikonfirmasi, Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Tarakan, Banan Prasetya mengatakan, tidak semua tahanan titipan bisa masuk. Ada persyaratan, tidak hanya sekedar napi, tapi harus tes kesehatan dan rapid test.

“Saat ini belum ada persiapan napi masuk ke lapas, yang putus (vonis) baru satu atau dua. Harus kita test Covid dulu, nanti sama-sama (napi) masuk ke lapas,” ungkapnya, Sabtu (30/5/2020).

Jumlah tahanan titipan saat ini total sebanyak 64 orang, di Polres Tarakan sebanyak 50 orang, Polsek Tarakan Barat 11 orang dan Polsek Tarakan Utara tiga orang.

“Kita tunggu mendekati 10 dulu (yang sudah putus) nanti baru kita geser. Kan Lapas Tarakan juga menerima napi dari Malinau dan Bulungan, kita fleksibel saja,” ungkapnya.

Banan mengungkapkan, kalau tidak salah di lapas satu ruangan isolasi kapasitas 10 orang, dipakai selama 14 hari.

“Setelah 14 hari baru masuk lagi. Kita terakhir tidak ada apa-apa, sementara dari Malinau dan Bulungan dulu,” bebernya.

Saat ini tahanan yang sudah putus baru dua, sementara tahanan yang lain masih proses sidang rata-rata baru sidang awal.

Diberitakan sebelumnya, tahanan baru yang masuk lapas harus dipastikan sehat dari Covid-19, pertama hasil rapid test harus negatif, kemudian melaksanakan isolasi selama 14 hari dan rapid test ulang, jika negatif baru berbaur dengan warga binaan. (*)

BACA JUGA: Lapas Tarakan Sudah Izinkan Narapidana Masuk

Reporter: Ariyanto
Editor: Didik

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah