Nunukan

57 Sampel Diagnosa Dinyatakan Negatif Covid – 19

Aris Suyono

NUNUKAN, Koran Kaltara – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nunukan telah menerima hasil pemeriksaan swab dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan di Surabaya, Kamis (18/6/2020). Sebanyak 57 sampe terkonfirmasi negatif.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nunukan, Aris Suyono mengatakan, dengan hasil tersebut, maka tidak ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Dari 57 sampel yang dikirim ke Surabaya, itu 37 sampel di antaranya berasal dari Puskesmas Long Bawan.

BACA JUGA: Maret-Juni, Total 156 Sampel Swab Dikirim

Kasus terkonfirmasi positif secara akumulasi masih tetap 44 orang dengan rincian 41 orang sudah dinyatakan sembuh, sedangkan sisanya tiga orang menjalani pemulihan di tempat yang berbeda.

“Pasien klaster Sukabumi di Puskesmas Binusan, pelaku perjalanan sebagai pasien Nunukan44 di RSUD Nunukan dan satunya isolasi mandiri di Kelurahan Mansapa,” jelas Aris.

Kemudian kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) juga tidak ada yang baru. Namun, ada delapan ODP selesai dipantau, yaitu di Nunukan tujuh orang dan Nunukan Selatan satu orang.

Selain itu, ODP yang masih dipantau ada delapan orang, antara lain dari Nunukan ada lima, Sebuku ada dua dan Krayan Timur ada satu orang.

Sedangkan Orang Tanpa Gejala (OTG) baru ada tiga orang, berasal dari Kecamatan Nunukan hasil tracing kontak erat pasien terkonfirmasi positif (kode pasien) Nunukan 44.

“Ada OTG selesai dipantau sebanyak 26 orang, semuanya berasal dari Krayan. OTG masih dipantau ada 273 orang,” ujar Aris.

Dia menyebutkan, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) baru ada satu orang, dari Kecamatan Nunukan Selatan. Untuk PDP yang sembuh, yakni dua dari Nunukan dan satu dari Seimenggaris. Sedangkan PDP masih dipantau berjumlah tiga orang, masing-masing satu di Nunukan, Nunukan Selatan dan Sebuku. (*)

Reporter: Sabri
Editor: Didik

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah