Tarakan

500-an Tenaga Kesehatan di Tarakan Sudah Divaksin Covid-19

Pelaksanaan vaksinasi di Puskesmas Karang Rejo Tarakan. (Foto: Ariyanto)

TARAKAN, Koran Kaltara – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 Sinovac tahap pertama khusus tenaga kesehatan di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara masih terus berjalan di 15 layanan fasilitas kesehatan.

Juru bicara (jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Tarakan, Devi Ika Indriarti mengatakan, sampai hari ini, Rabu (20/1/2021) total tenaga kesehatan yang sudah mendapatkan vaksin sekitar 400-500 orang.

“Total yang divaksin sebanyak 400-500 orang. Sebetulnya banyak tenaga kesehatan yang datang untuk divaksin namun karena memiliki komorbit dan tensinya tinggi, maka ditunda karena tidak memenuhi syarat,” katanya.

Devi menambahkan, sesuai dengan instruksi pusat, vaksinasi tahap pertama masih dikhususkan untuk tenaga kesehatan. Bukan hanya tenaga kesehatan di klinik, dokter praktik, pukesmas atau rumah sakit saja, namun jika ada klinik kesehatan di perusahaan dan terdapat tenaga kesehatan boleh didaftarkan untuk divaksin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara, Usman mengatakan, pelaksanaan vaksin tahap pertama di targetkan sampai bulan Februari 2021 di dua daerah, yaitu Kabupaten Bulungan dan Kota Tarakan.

“Tahap pertama ini kan khusus tenaga kesehatan. Nanti selanjutnya pada Februari vaksin akan kita kirim untuk Kabupaten Nunukan, Malinau dan KTT. Saat ini ada stok 3.000 val (dosis) vaksin Covid-19 Sinovac di Provinsi Kaltara” terang Usman.

Dia mengatakan, dalam pelaksanaan vaksinasi memang ada sedikit kendala di aplikasi, akses aplikasi untuk mendaftar atau pemberitahuan ulang setelah mendaftar agak susah dan ini terjadi di semua provinsi di Indonesia.

“Kemudian untuk shif orang divaksin saat ini setiap hari melayani 15-20 orang, dan kemarin sudah ada pertemuan akan ada target untuk puskesmas 50-100 orang setiap hari dan rumah sakit 100-200 orang,” ujarnya.

Usman menegaskan, sejauh ini pelaksanaan vaksin masih terus berjalan dan untuk KIPI (kejadian ikutan paska imunisasi) sampai saat ini belum ditemukan atau ada laporan dari tenaga kesehatan yang sudah divaksin. (*)

Reporter: Ariyanto

Editor: Didik

Mari cegah penyebaran Covid-19 dengan 5 M;

  • Memakai masker
  • Mencuci tangan
  • Menjaga jarak
  • Mengurangi mobilitas dan interaksi
  • Menghindari kerumunan