Tarakan

40 Pos akan Pantau Pelaksanaan New Normal

Pemeriksaan suhu tibuh di salah satu titik pantau di Tarakan. (Foto: Sahida)

TARAKAN, Koran Kaltara – Polres Tarakan akan mempersiapkan 40 pos pemantauan dalam penerapan era new normal.
Setiap pos akan diisi personel instansi terkait, di antaranya dari aparat TNI dan Polri dengan kegiatan pendisiplinan terhadap masyarakat, untuk pelaksanaan protokol kesehatan.

Dari hasil mapping yang dilakukan, sementara ada 40 pos yang akan dilakukan pemantauan protokol kesehatan ini, tidak hanya di tempat ibadah tetapi juga tempat keramaian. Selain itu, mall dan pasar, bandara dan pelabuhan maupun tempat umum lainnya.

“Tempat ibadah seperti masjid, gereja dan tepekong. Tapi, sifatnya nanti setiap lokasi berbeda-beda pelaksanaannya. Kan menyesuaikan kapan ibadah dilaksanakan,” kata Kapolres Tarakan AKBP Fillol Praja Arthadira, dikonfirmasi Senin (1/6/2020).

Beberapa tempat yang akan menjadi sasaran utama pelaksanaan protokol kesehatan, seperti Pasar Gusher dan pasar tradisional lainnya. Simulasi pelaksanaan pendisiplinan protokol masyarakat akan dilaksanakan di Pasar Gusher.

“Ada tiga pasar, termasuk mall, THM dan restoran juga ada. Sifatnya, patroli atau penempatan personel di titik keramaian. Tapi, apakah sudah boleh makan di rumah makan itu, tergantung dari wali kota seperti apa,” imbuhnya.

New normal ini diperkirakan baru akan dilaksanakan 7 Juni nanti, menunggu berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), 6 Juni mendatang.

Rapat persiapan new normal bersama instansi lain, kata Kapolres, juga sudah beberapa kali dilakukan. Hal itu agar dalam pelaksanaannya nanti tidak terjadi misskomunikasi.

“Kita bahas tekniknya seperti apa di lapangan. Intinya, TNI Polri siap membantu pemerintah dalam pelaksanaan new normal nanti,” tuturnya.

Pendisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan, tidak hanya menggunakan masker dan memastikan social distancing, tetapi wajib minimal ada tempat cuci tangan di tempat keramaian. Selain itu, setiap masuk lokasi dilakukan pengukuran suhu badan.

“Kita kerahkan 150 personel nanti, ada lagi gabungan TNI. Tapi, memang dalam pelaksanaannya nanti masing-masing lokasi kebutuhan dan pelaksanaannya berbeda-beda. Ada yang mobile, patroli dan ditempatkan,” ujarnya.

Soal pemberlakuan jam malam, sampai saat ini juga masih dibicarakan lebih lanjut dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 Tarakan.

“Kita hanya mengamankan dan menjalankan tugas pendisplinan masyarakat untuk protokol kesehatan,” tegasnya. (*)

Reporter: Sahida
Editor: Didik

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah