Bulungan

31.731 Keping E-KTP Kedaluwarsa Dimusnahkan

Ribuan E-KTP kadaluwarsa di Disdukcapil Bulungan, Rabu (19/12/2018) dimusnahkan dengan cara dibakar. (Foto : Nurjannah/ Koran Kaltara)
TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Menindaklanjuti instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri), terkait pemusnahan KTPelektronik (e-KTP) yang rusak atau invalid atau kadaluwarsa, Pemkab Bulungan melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kemarin memusnahkan ribuan keping e-KTP dengan cara dibakar. Instruksi Mendagri tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 470.13/11176/SJ tentang Penatausahaan e-KTP Rusak atau Invalid, yang ditujukan…

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Menindaklanjuti instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri), terkait pemusnahan KTPelektronik (e-KTP) yang rusak atau invalid atau kadaluwarsa, Pemkab Bulungan melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kemarin memusnahkan ribuan keping e-KTP dengan cara dibakar.

Instruksi Mendagri tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 470.13/11176/SJ tentang Penatausahaan e-KTP Rusak atau Invalid, yang ditujukan kepada bupati dan wali kota di seluruh Indonesia. Edaran ini dikeluarkan pada 13 Desember 2018 lalu.

Sesuai berita acara yang ada, setidaknya ada 31.371 keping E-KTP kadaluwarsa atau rusak Rau invaliddi Disdukcapil Bulungan, yang dimusnahkan.

“Pemusnahan ini bagian upaya menghindari adanya hal yang tidak diinginkan. Sesuai dengan instruksinya Mendagri juga, lumayan banyak kalau yang di kita ini,” ujar Kepala Disdukcapil Bulungan, Abdul Wahid.

BACA JUGA: Tanda Sudah Tidak Berlaku, Ribuan E–KTP Dilubangi

Namun demikian, lanjutnya, jumlah sebanyak itu dimungkinkan bertambah. Pasalnya itu baru yang ada di kantor. Belum lagi yang dikecamatan. Oleh karena itu selanjutnya pihaknya juga akan mengatensi ke kecamatan, jika ada untuk segera dimusnahkan.

“Di kecamatan bisa jadi masih ada, kita instruksikan juga itu sampai tingkat bawah,” katanya.

Informasi dihimpun, terdapat sejumlah hal yang perlu dilakukan, demi mencegah penyalahgunaan e-KTP. Pertama, Dukcapil diminta melakukan pendataan terhadap e-KTP yang rusak atau invalid di wilayah masing-masing.Kemudian, jika masih ditemukan, harus dimusnahkan dengan cara dibakar.

Selain itu, jajaran terkait juga diminta untuk membuat berita acara terhadap setiap pemusnahan yang dilakukan.

Ditambahkan Kepala seksi identitas penduduk, Disdukcapil Bulungan Zainuddin, juga tak mempungkiri dimungkinkannya masih ada e-KTP invalid disejumlah kecamatan yang ada di Bulungan. “Dulu pendistribusian KTP langsung ke kecamatan, makanya kita juga sampaikan ke kecematan terkait yang harus dimusnahkan ini,” sebutnya.

Namun demikian, dirinya juga tak bisa memperkirakan jumlah yang mungkin masih ada. Sebab masih menunggu informasi lebih lanjut dari kecamatan.  (*)

Reporter:Nurjannah
Editor: Edy Nugroho

Artikel ini juga terbit di versi cetak Koran Kaltara edisi 20 Desember 2018