Tarakan

16 Orang Jamaah Tabligh Akbar dari Gowa Dalam Pemantauan

Jubir Gugus Tugas, dr Devi Ika Indriarti (kanan).

TARAKAN, Koran Kaltara – Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Tarakan melakukan pemantauan jamaah tabligh akbar dari Gowa, Sulawesi Selatan.

Juru bicara tim gugus tugas dr Devi Ika Indriarti menjelaskan, sehubungan dengan kedatangan jamaah dari Gowa, tim gugus melakukan upaya lebih lanjut, salah satunya pendataan dan screening.

“Kemarin (24/3) telah dilakukan pendataan terhadap jamaah sebanyak 16 orang, 14 orang penduduk Tarakan dan 2 orang penduduk luar Tarakan,” jelas dr Devi, Rabu (25/3/2020).

Dia mengatakan, dari pendataan dan screening yang dilakukan oleh Puskesmas Juwata didapat 7 orang tidak sehat, mengalami batu pilek.

“Jamaah yang sakit sudah mendapatkan perawatan kesehatan dan masker dari Pukesmas serta akan dilakukan pemantauan kesehatan secara rutin,” terangnya.

Dari 16 orang jamaah tersebut saat ini ditempatkan dalam satu tempat dengan status orang dalam pemantauan (ODP).
“Data jamaah tabligh akbar yang melaporkan diri ke hotline sebanyak 8 orang dalam kondisi sehat, dan tetap dilakukan pemantauan,” bebernya.

Diharapkan jamaah tabligh akbar dari Gowa yang sudah berada di rumah melakukan isolasi diri, tetap tinggal di rumah sampai dengan 14 hari.

“Jamaah yang belum tiba di Tarakan dan dijadwalkan melalui kapal akan dilakukan pemantauan di pelabuhan,” tandasnya.

Sementara itu, total kasus positif COVID-19 di Indonesia mencapai 790 kasus, dengan 31 kasus sembuh dan 58 meninggal dunia. Sebelumnya pada Selasa (24/3) tercatat 685 kasus positif, 30 orang sembuh dan 55 meninggal dunia. (*)

Reporter: Ariyanto
Editor: Didik