Bulungan

13 Formasi CPNS Bulungan Dipastikan Kosong

Ilustrasi SKB Tes CPNS. (Foto: DOK/Koran Kaltara)
TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Menurut data di Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulungan, ada 13 formasi dari 216 formasi yang dibuka pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Pemkab Bulungan pada 2018, kosong peminat alias tidak ada pelamar. Alhasil sejumlah peluang itu tidak terisi. Informasi dihimpun, sebelumnya ada sebanyak…

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Menurut data di Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulungan, ada 13 formasi dari 216 formasi yang dibuka pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Pemkab Bulungan pada 2018, kosong peminat alias tidak ada pelamar. Alhasil sejumlah peluang itu tidak terisi.

Informasi dihimpun, sebelumnya ada sebanyak 2.312 peserta yang mengikuti SKD (seleksi kompetensi dasar) pada penerimaan CPNS di Lingkup Bulungan. Dari jumlah itu, hanya sekitar 43 peserta yang memenuhi passing grade (nilai ambang batas).

Namun begitu, setelah adanya ketentuan dari Kemenpan-RB itu, tahapan berikutnya yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), selain yang lolos passing grade, juga ada peserta peraih nilai tertinggi secara akumulatif. Sehingga jumlah peserta SKB Bulungan sebanyak 467 orang. Pelaksanaan SKB dengan CAT  sudah tuntas digelar Senin (10/12/2018).

“Nah itu yang ada, kami berharap setidaknya ada 203 formasi yang ada itu nantinya bisa terpenuhi semua. Sebab beberapa lainnya sudah pasti kosong, karena tidak ada yang melamar. Tapi ini juga pada pelaksanaan SKB, ada yang tak hadir. Padahal banyak yang menginginkan masuk, kan sayang,” ujar Sekretaris BKPSDM Bulungan, Septi Ding, Senin (10/12/2018).

Dirinya menjelaskan, setelah usai SKB, hasilnya akan dikirim kembali ke BKN pusat untuk dilakukan penilaian. Persentase nilai pada penerimaan CPNS kali ini,terdiri dari 40 persen nilai memenuhi pada tahap SKD, dan 60 persen pada tahap SKB.

“Sebenarnya dengan adanya perangkingan kemarin itu cukup memberikan peluang kepada peserta yang tak memenuhi passing grade. Nah, hasil nantinya langsung dari BKN. Jadi kebijakan dari mereka bukan kami yang menetukan. Tapi harapan kita formasi yang ada itu terisi,” ungkapnya.

Pelaksanaan SKB dipastikan berjalan lancar, tidak ada keluhan yang berarti. Bahkan terkait soal, seperti halnya pada pelaksanaan SKD sebelumnya. Hal itu menurutnya, karena pada SKB pelaksanaan soal lebih kepada kemampuan bidang masing-masing. Dan selebihnya berkenaan dengan perogram nawacita pemerintah.

“Aman saja, setelah ini hasilnya kita kirim. Dan menunggu dari pusat, dan kemudian yang dinyatakan lulus melakukan pemberkasan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Nurjannah

Editor: Edy Nugroho

Artikel ini juga terbit di versi cetak Koran Kaltara edisi 11 Desember 2018