Ekonomi Bisnis

10 Sumur Tua Peninggalan Belanda akan Disedot Kembali

MENARA sumur tua eks peninggalan perusahaan asal Belanda. (Foto: Sofyan) 

TARAKAN, Koran Kaltara – Sumur minyak tua yang ada saat ini masih memiliki potensi untuk dieksplorasi kembali. Upaya itu dilakukan Pemkot Tarakan  bekerja sama dengan PT. Geopatra Solusindo Energi Pratama dan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Energi Mandiri.

“Kita sudah melakukan penandatanganan MoU dengan PT. Geopatra Solusindo Energi Pratama di Jakarta beberapa waktu lalu. Dari 140 titik sumur tua peninggalan Belanda, baru ada 70 titik yang saat ini dikelola oleh Pertamina. Jadi masih ada potensi yang cukup besar yang bisa kita kelola,” terang Direktur Perumda Energi Mandiri Tarakan, Thamrin saat dihubungi melalui saluran telephone, Kamis (1/4/2021).

Tim Geopatra telah melakukan kajian, dan dalam waktu dekat akan masuk Tarakan melakukan berbagai macam tahapan kegiatan. Diharapkan di 2021 ini rencana ini sudah bisa berjalan.

“Gas bumi dapat digunakan untuk kebutuhan masyarakat, karena jaringan gas saat ini belum secara menyeluruh. Selain itu, minyak mentah yang kita ambil juga akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang nantinya dapat digunakan untuk membiayai pembangunan kota,” ungkapnya.

Tahap awal, akan mencoba mengoperasikan 10 sumur tua dengan melakukan koordinasi dengan Pertamina. Jika kesepuluh sumur ini nantinya sudah beroperasi dan menghasilkan minyak dan gas alam, tidak menutup kemungkinan sumur tua lainnya juga akan dioperasikan kembali.

“Kalau 10 sumur ini sudah kita kerjakan akan kita tambah lagi, pelan-pelan tapi pasti. Sedangkan masyarakat yang tinggal di kawasan sumur akan dilakukan koordinasi untuk penyelesaian masalah. Namun untuk keuntungan, kita belum bicarakan secara mendetail berapa persen bagian untuk kita dan berapa persen untuk Geopatra,” ucapnya.

Meskipun demikian, lanjut Thamrin pihaknya bersama Pemkot Tarakan akan membantu pengurusan izin. Sedangkan untuk Sumber Daya Manusia akan disediakan oleh Geopatra tidak terkecuali permodalan.

“Untuk modal kita sharing ya, tentu Geopatra akan lebih besar dibandingkan dengan Perumda Energi Mandiri Tarakan. Besaran total modal belum bisa sebutkannya, tetapi kesiapan pendanaan sudah ada dan kita nanti juga akan ada penyertaan modal,” jelasnya.

Selain meningkatkan PAD, melalui program CSR (Corporate Sosial Responsibility) juga akan memperhatikan masyarakat sekitar wilayah operasi.

“CSR juga akan ke masyarakat karena kewajiban pihak swasta adalah CSR, dan kita mengelola sumur tua juga berdasarkan undang-undang dimana PI sebesar 10 persen dapat dikelola oleh daerah dengan memanfaatkan badan usaha yang ada. Tentu ini akan menambah PAD kita,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sofyan Ali Mustafa
Editor: Rifat Munisa

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah