Hukum Kriminal

Waspada, Kejahatan Premanisme Kian Meningkat

Premanisme merupakan dampak negatif dari perkembangan Ibu Kota, Tanjung Selor yang kian meningkat. (Foto : Ramlan/Koran Kaltara)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Kapolda Kaltara, Brigjen Pol Indrajit melalui Kabid Humas, AKBP Berliando menyatakan, perkembangan zaman dan pembangunan yang demikian cepat, ternyata juga diikuti munculnya fenomena premanisme di Tanjung Selor yang merupakan Ibukota Kaltara.

Dijelaskannya, kejahatan premanisme ini umumnya memang berkembang cepat di daerah perkotaan yang memiliki arus perkembangan dan pembangunan yang pesat.

“Kegiatan pembangunan itu sangat memberikan dampak terhadap kejahataan di jalan. Terutama kejahatan premanismenya yang pasti meningkat. Ini yang terus akan kita antisipasi di setiap daerah di Kaltara,” katanya kepada Koran Kaltara, Rabu (6/11/2019).

Namun kata dia, memang hingga saat ini aksi premanisme belum terlalu tampak. Akan tetapi, seiring perkembangan zaman serta pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah tentu akan memancing tindakan premanisme.

Ditambah lagi, Kaltara yang bertetangga langsung dengan ibukota negara baru, tentu juga akan mendapatkan dampak yang signifikan. Baik itu dampak positif maupun negatif. Sehingga, lanjut dia, kejahatan premanisme ini harus menjadi perhatian bagi seluruh pihak.

“Pasti akan berdampak ke daerah kita terhadap ibukota negara yang baru ini. Yang paling kita antisipasi itu, tingkat kejahatan di jalan yang kemungkinan akan meningkat. Masyarakat luar daerah yang tidak mampu bersaing, tentu akan menggunakan cara-cara (instan) untuk menyambung hidup,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Berliando, semakin canggihnya teknologi yang sekarang kerap dimanfaatkan oleh oknum untuk melakukan tindak kriminal. Untuk melacaknya, pihak kepolisian juga dituntut untuk mengikuti perkembangan tersebut. Mulai dari sarana dan prasarana yang harus dilengkapi dengan canggih dan mengikuti  perkembangan zaman. Selain itu, kualitas dari SDM kepolisian juga terus ditingkatkan.

“Rasa aman harus selalu dirasakan oleh masyarakat. Tapi yang jelasnya, semua juga harus berperan dalam menciptakan rasa aman itu,” tutupnya. (*)

Reporter : Ramlan

Editor : Hariadi