Bulungan

Warga Protes, Anggap Perbaikan Hanya di Teras

Dengan penambahan alat berat, diharapkan bisa mempercepat perbaikan jalan poros Tanjung Palas-Salimbatu.(Foto : Nurjannah/Koran Kaltara)
  • Tiga Minggu, Perbaikan Jalan Tanjung Palas – Salimbatu Ditarget Tuntas

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara Setelah sekitar empat hari, sejak dimulai Jumat (21/6/2019) lalu, perbaikan jalan poros Tanjung Palas – Salimbatu telah menyelesaikan sepanjang 3 kilometer (KM) dari 14 KM panjang jalan tersebut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menargetkan, dalam waktu tiga pekan ke depan perbaikan sudah tuntas. Meski demikian dalam perjalanannya, ada beberapa warga yang masih protes. Menganggap perbaikan hanya di sisi Tanjung Palas (Teras) saja.

Dikonfirmasi hal itu, Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala, menyebutkan, progres perbaikan sudah mencapai sekitar tiga kilometer. “Dari informasinya pada hari Minggu (23/6/2019) sudah satu kilo meter dilakukan perbaikan. Sampai saat ini mudah-mudahan sudah sekitar 3 kilo meter lah yang sudah dikerjakan,” ujarnya.

Informasi dihimpun di lapangan, saat ini sudah ada dua alat berat, karena ada penambahan. Seperti diketahui jalan poros dari Tanjung Palas menuju Salimbatu panjangnya sekitar 13 kilometer. Dalam pengerjaannya bukan tanpa kendala, sebab saat dilakukan pembersihan, ada banyak pipa air milik masyarakat yang ditemukan, sehingga diharapkan untuk sementara dipindah.

Selain itu diakui Ingkong Ala, proses perbaikan juga sempat kembali diprotes warga, karena perbaikan masih di sekitar Lebong dan Teras.  “Dalam perjalanannya oleh warga Salimbatu ada yang protes, mereka mengaggap kenapa Jalan Lebong atau Teras saja yang diperbaiki. Padahal bukan hanya poros jalan ini. Tapi memang perbaikan harus dari nol dulu, untuk sampai Salimbatu itu ada sekitar 13 kilometer jalan. Jadi ya mohon bersabar,” ungkapnya.

Disinggung terkait target waktu perbaikan yang melibatkan pihak ketiga itu,  Wabup optimis dalam dua hingga tiga minggu ke depan bisa tuntas. “Mereka targetkan dua hingga tiga minggu ke depan sudah selesai,” paparnya.

Wabup berharap, dalam hal pembangunan jalan Pemerintahan Desa dan masyarakat dapat memilah skala prioritas program pembangunan di desa. Terutama dalam mengelola Alokasi Dana Desa (ADD), agar lebih efektif dan efisien. “Kita tahu masih banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang harus diselesaikan. Jadi harapan supaya masyarakat dapat bersabar,” ucapnya dalam peninjauan lapangannya belum lama ini. (*)

Reporter : Nurjanah

Editor : Eddy Nugroho