Tarakan

Wali Kota Minta Lurah Bikin Proposal Penanganan Sampah

Penyerahan bantuan 30 unit kendaraan roda tiga. (Foto: Sofyan Ali Mustofa)

TARAKAN, Koran Kaltara Wali kota Tarakan, Khairul minta kepada setiap lurah untuk mengajukan proposal penanganan sampah di wilayahnya masing-masing, pasalnya kondisi wilayah kelurahan antara satu dengan lainya berbeda. Ada yang berada di pesisir, perkotaan, gang, dan perbukitan. Semua memiliki karakteristik yang berbeda sehingga pola penanganannya juga harus berbeda.

“Sampah masalah kebersihan dan dimana-mana menjadi masalah, perlu kerja keras dengan prosedur yang baik kalau masyarakat sudah dibiasakan membuang sampah pada tempatnya akan lebih baik. Apakah harus dipasang CCTV di setiap sudut kota supaya disiplin masyarakat meningkat,” ujar Khairul di sela penyerahan motor roda 3 dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Selasa (13/8/2019).

“Penanganan sampah di pesisir, gang, bukit-bukit berbeda. Makanya saya minta yang terbaik untuk penangananya, tidak bisa diseragamkan. Daerah pesisir dengan perkotaan beda, kalau pesisir warga masih membuang sampah langsung ke laut, ini problem bagaimana kita bisa mengatasi supaya tidak dibuang ke laut,” lanjutnya.

Di samping itu, Pemkot Tarakan juga sedang mengupayakan pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah. Karena lokasi yang saat ini sedang dikeluhkan oleh warga, terutama soal bau.

“Lokasi yang ada di Juata Laut menjadi terkendala karena masih ada warga yang tidak setuju, kalau memang nanti susah kita alihkan ke Juata Kerikil. Yang di Juata Laut kita buat embung saja untuk penampungan air baku, karena PDAM juga butuh air baku sebagai cadangan air bersih kita. Kita sudah diskusikan dengan satker, akan mereka juga setuju jika dibangun di lokasi baru,” paparnya. (*)

Reporter : Sofyan Ali Mustofa

Editor : Rifat Munisa