Nunukan

UPT LLA Dishub Sebatik Razia Buku KIR

Petugas saat memeriksa kendaraan angkutan di Sebatik Tengah, beberapa hari lalu. (foto: Asrin/Koran Kaltara)

NUNUKAN, Koran Kaltara – Selama tiga hari, UPT LLA Dishub Sebatik melakukan pemeriksaan buku uji kendaraan (KIR) di jalan poros Sebatik Tengah, sejak Senin (10/2/2020) lalu. Selain pemeriksaan itu, UPT LLA Sebatik juga mensosialisasikan dokumen buku KIR bagi pengendara, khususnya kendaraan angkutan.

Kepala UPT LLA Sebatik, Zainal Abidinsyah SE mengatakan kegiatan ini akan dilakukan dilaksanakan. Minimal 2 kali dalam setahun.
“Kedepannya, kita akan mensosialisasi ke daerah Sebatik Barat dan seterusnya,” terangnya kepada Koran Kaltara, Jumat (14/2/2020).

Dia mengatakan saat pemeriksaan, banyak ditemukan kendaraan angkutan tidak memiliki buku KIR dan ada pula masa berlakunya habis.

“Terutama, banyak mobil pikup yang baru tidak ada KIR. Hari pertama, ada 4 pelanggaran. Hari kedua dan ketiga itu, ada 6 pelanggaran,” ungkapnya.

Selain dari Dishub, kata dia, jajaran Satlantas juga ikut turun melakukan pemeriksaan untuk menertibkan pengendara yang tidak memiliki SIM dan STNK.

“Kita berharap seluruh pengguna jalan wajib melengkapi surat-surat kendaraannya,” ujarnya.

Kemudian, lanjut dia, khusus pengendaraan angkutan wajib melengkapi dokumen buku uji KIR kendaraan bermotor dan ijin operasional kendaraan.

“Pengemudi mobil angkutan penumpang yang belum mengajukan ijin operasional atau ijin trayek agar segera mengajukan ijin,” bebernya.

Zainal berharap mobil angkutan sawit dapat memperhatikan muatannya. Seharusnya, muatan sawit ditutupi terpal atau jaring pengamanan. Sehingga muatannya tidak terjatuh dan berhamburan di jalan.

“Saya kemarin, mendapati mobil pikup yang muatannya berhambur dipinggir jalan. Saya langsung berikan peringatan untuk menggunakan alat kelengkapan keamanan dalam berlalu lintas,” jelasnya. (*)

Reporter: Asrin

Editor: Sobirin