Politik

Undunsyah Umumkan Sikap Politiknya Pada Februari 2020

Undunsyah

TARAKAN, Koran Kaltara – Meskipun belum memasuki tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kalimantan Utara 2020, namun berbagai nama santer disebut-sebut sebagai bakal calon, termasuk Bupati Tana Tidung dua periode Undunsyah. Namun tokoh Tidung ini masih enggan untuk berkomentar.

Dia hanya memastikan akan mengumumkan sikap politiknya pada Februari 2020 mendatang. “Saya masih cooling down, menunggu sambil melihat siapa yang akan maju. Kalau terlalu banyak yang maju, saya mungkin tidak, ya lebih dari 3 pasangan lah. Karena ini ada hitungan bisnisnya. Saya kalau maju harus mempertimbangkan hal-hal yang baik, termasuk mental dan financial,” paparnya.

Disinggung soal pengalaman politik, Undunsyah mengaku bahwa hal tersebut yang membuatnya harus berhati-hati dalam melangkah apalagi dalam menentukan sikap politik. Sebelum mengambil keputusan harus mempelajari berbagai kemungkinan.

Sedangkan partai politik (parpol) sebagai perahu untuk menjadi calon, Undunsyah mengaku sudah ada beberapa, di antaranya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Amanat Nasional (PAN) yang intens melakukan komunikasi. Meskipun demikian, kedekatan tersebut belum menjadi komitmen untuk saling mendukung karena politik bersifat dinamis.

“Ini belum pasti, kita lihat saja nanti. Kalau ada PKB dan PAN yang sudah mempertimbangkan, yang jelas saya masih melihat peluang. Soal partai ini bisa saja dengan kedua partai tadi (PKB dan PAN) tetapi bisa juga dengan partai lain. Kalau dipinang PKB boleh, dipinang PAN juga boleh karena politik ini dinamis. Untuk saat ini belum tentu,” ungkapnya.

Soal kader partai yang akan dicalonkan, Undunsyah mengaku jika kader tidak mampu menjual maka akan memilih mendukung tokoh yang memiliki kredibilitas dan popularitas, karena kemenangan lebih utama dalam politik.

“Belum tentu kader yang akan diusung oleh partai politik, kalau tidak bisa menjual akan dicarikan yang lain,” urainya.

Komunikasi politik sudah lama dibangun oleh Undunsyah karena saat ini dirinya mengakui sedang membangun komunikasi dengan siapa saja. Namun disinggung mengenai apakah akan maju sebagai Kaltara 1 (Cagub) atau Cawagub, dirinya belum mau menjawab.

“Makanya saya melihat posisi dulu, kalau nama-nama yang muncul sudah banyak menurut saya sah-sah saja. Saya awal tahun 2020 baru launching pas saya ulang tahun Februari nanti. Soal pasangan bisa dengan siapa saja, dengan teman-teman media juga bisa,” paparnya.

Menanggapi soal penjaringan parpol yang rata-rata akan dilakukan akhir 2019, Undunsyah mengaku itu hal yang lumrah. Namun jika harus maju secara independen dirinya mengaku bukan menjadi salah satu pilihan. “Tidak apa-apa kalau parpol melakukan penjaringan terlebih dulu, itu hak dia. Yang jelas kalau independen bukan pilihan saya,” pungkasnya. (*)

Reporter : Sofyan Ali Mustofa

Editor : Didik Eri Sukianto