Bulungan

Ubah Status Pendidikan di KK tidak Butuh Waktu Lama

DOKUMEN KEPENDUDUKAN -  Tampak warga yang datang beraktivitas di Disdukcapil Bulungan. (Foto Dokumen Koran Kaltara)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk pada Dinas Kependudukan dan Catatn Sipil (Disdukcapil) Bulungan Kamelia Hairid, mengatakan untuk mengubah status pendidikan terakhir pada Kartu Keluarga (KK), tidaklah sulit dan tidak perlu waktu lama.

Dirinya mengakui masih banyak status pendidikan yang tertera di KK warga, berbeda dengan status pendidikan terakhir. Misalnya di KK masih tertulis SLTA/ sederajat, namun yang bersangkutan sudah berpendidikan S1.

“Dengan melampirkan foto copy ijazah terakhir dan KK yang asli, jika ingin mengubah status itu bisa dilakukan dengan cepat, tidak membuang waktu yang lama,” ucapnya, Rabu (27/2/2019).

Menurut Kamelia, perubahan status cepat dilakukan, dengan catatan tidak ada masalah dalam data KK. Seperti di antaranya penggunaan nomor KK lama, penduduk yang tidak melapor sesuai prosedur saat pindah datang, dan NIK yang tidak ditemukan meski pengguna telah memiliki KTP elektronik.

Dijelaskan, KK adalah kartu identitas keluarga yang memuat data lengkap tentang susunan, hubungan dan jumlah anggota keluarga. KK memuat keterangan mengenai kolom nomor KK, nama lengkap tiap anggota keluarga, jenis kelamin, NIK (Nomor Induk Kependudukan), alamat, tempat dan tanggal lahir, pendidikan, agama, pekerjaan, status perkawinan, status hubungan dalam keluarga, kewarganegaraan, dokumen imigrasi, dan nama orang tua.

“Kartu yang wajib dimiliki oleh setiap keluarga ini dicetak rangkap tiga  yang masing- masing dipegang oleh Kantor Kelurahan, Ketua RT, dan Kepala Keluarga,” jelasnya lagi.

Dokumen KK ini, lanjut dia, milik Pemda Provinsi setempat. Setiap ada perubahan karena Mutasi Data dan Mutasi Biodata maka wajib melaporkan kepada Lurah sehingga akan diterbitkan KK yang baru. Setiap melaporkan perubahan ke Kantor Kelurahan, bawa dua lembar KK (dari kepala keluarga dan ketua RT).

“Kegunaan Kartu Keluarga antara lain sebagai persyaratan untuk membuat KTP dan persyaratan untuk membuat akta kelahiran. Ketika anak mendaftar sekolah juga butuh kartu keluarga,” pungkasnya. (*)

Reporter : Ike Nurjanah
Editor : Eddy Nugroho