Politik

Tim Yakini Irianto Dinomorsatukan di Partai

Sebagai Petahana, Irianto Lambrie diyakini akan mendapatkan perahu politik pada Pilkada 2020 mendatang. (Foto: Fathu Rizqil Mufid)
  • Fokus Mekanisme Partai, Baru Survei Soal Wakil

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Persaingan menuju kontestasi politik pada pemilihan serentak Tahun 2020 kian terlihat, termasuk di Kalimantan Utara (Kaltara). Melalui sejumlah partai yang membuka proses penjaringan, para figur mulai mendaftar dan berharap dapat diusung pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) tahun depan.

Salah satu bakal calon yang kembali bertarung pada pesta demokrasi lima tahunan itu adalah Irianto Lambrie. Sebagai calon Pertahana, pemenang Pilgub 2015 lalu ini telah mendaftar ke sejumlah partai politik (Parpol). Di antaranya PDI Perjuangan, Demokrat, NasDem, PPP, Perindo, PAN, Gerindra dan Golkar.

“Termasuk PKS yang sudah ambil formulir dan tinggal pengembalian pada Tanggal 5 (November) nanti. Minus PKB dan Hanura karena belum membuka proses penjaringan,” katanya Juru Bicara Irianto Lambrie, Ricky Valentino saat dihubungi, Ahad (3/11/2019).

Pada dasarnya, setiap parpol yang membuka penjaringan, tim Irianto Lambrie akan melakukan pendaftaran. Sebagai incumbent, menurut Ricky, calon yang didukungnya tersebut akan mendapatkan perahu (partai pengusung) pada Pilkada tahun depan.

“Kami yakin beliau (Irianto Lambrie) dinomorsatukan di partai. Karena yang pertama beliau incumbent, dan selama ini (sebagai gubernur) memperlihatkan kinerja yang baik. Tentu partai politik masing-masing punya syarat juga,” ujar Ricky.

Meski demikian, pihaknya tak ingin jemawa mendapatkan dukungan dari parpol. Setidaknya, sesuai dengan ketentuan syarat minimal untuk dapat diusung melalui parpol dengan 7 kursi dapat terpenuhi.

“Sejak awal kita punya target dapat minimal 7 kursi. Insya Allah itu bisa tercapai. Saat ini kami sebagai tim Irianto juga belum melakukan komunikasi lebih jauh, karena partai sedang melakukan mekanisme internalnya,” sebutnya.

Lanjutnya, Irianto Lambrie fokus mempersiapkan diri mengikuti mekanisme setiap partai. Seperti akan melakukan pemaparan visi misi di beberapa partai, termasuk mekanisme lain yang diatur oleh masing-masing partai.

Jika beberapa calon kandidat mulai memberikan signal kepada publik soal pendamping, menurut Ricky, berbeda dengan Irianto. Pihaknya belum dapat mengungkapkan secara spesifik calon wakil yang akan mendampingi pria yang merupakan Penjabat (Pj) Gubernur Kaltara pertama itu.

“Beliau belum mempunyai spisifik calon wakil siapa. Cuma beliau selalu bilang memilih calon wakil, yang punya elektabilitas. Punya elektoral atau keterpilihan yang baik, artinya dikenal oleh masyarakat. Soal umur, mau muda mau tua tidak ada masalah,” tegasnya.

Oleh sebab itu, ke depan pihaknya akan melakukan survei internal sebelum menentukan calon pendamping Irianto. Namun, terlebih dahulu mekanisme partai yang sedang berjalan akan diselesaikan. “Jadi setelah tahapan partai, baru survei internal calon wakil,” pungkasnya. (*)

Reporter : Fathu Rizqil Mufid

Editor : Hariadi