Kaltara

Tiga Pilar Desa Perlu Bangun Pendekatan Informil

Kapolda Kaltara, Brigjen Pol Indrajit saat memberikan keterangan pers kepada wartawan. (Foto: Ramlan/Koran Kaltara)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Kapolda Kaltara, Brigjen Pol Indrajit mengatakan, kesolidan tiga pilar desa tidak harus terlihat jika kegiatan-kegiatan resmi saja. Melainkan ada komunikasi yang seharusnya tidak formal bisa dilakukan. Sehingga, ada hubungan emosional bisa ditimbulkan yang tidak seharusnya pada saat kegiatan resmi. Menurut Kapolda, tugas pilar desa yang diemban oleh Bhabinkamtibmas dari Polri, Babinsa dari TNI, serta Kepala Desa/Lurah dari pihak pemerintah dalam menjaga  kondusifitas daerah bisa lebih mudah.

“Mereka ini kan corong bagi Polri, TNI, maupun pemerintah. Makanya harus selalu solid, sehingga bisa menjaga kondusifitas desa masing-masing. Tapi, bagaimana kita bisa bangun kesolitan kita, yah harus ada kebersamaan. Solid itu tidak harus secara formil, tapi bisa juga secara informil. Solid itu bisa didapatkan pada saat kita olahraga bersama, bercanda-canda, makan bersama dan lain sebagainya. Jadi, tidak seharusnya melakukan komunikasi itu pada saat ada acara resmi saja,” kata Kapolda kepada Koran Kaltara.

Selain itu, lanjutnya, tiga pilar desa ini juga harus melakukan pendekatan kepada masyarakat sebagai ujung tombak sumber informasi. Karena, selama ini hampir rata-rata pengungkapan kasus yang berhasil di ungkap adalah berdasarkan informasi dari masyarakat. Sehingga, perlu juga ada pendekatan yang dibangun antara tiga pilar desa ini bersama dengan masyarakat. “kita tidak bisa pungkiri, salah satu sumber informasi kita itu dari masyarakat juga. Makanya harus ada pendekatan informil yang dibangun,” jelasnya.

Tugas pokok dan fungsi Bhabinkamtibmas itu sendiri harus dapat membimbing masyarakat bagi terciptanya pemeliharaan keamanan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman masyarakat di desa atau kelurahan. Bhabinkamtibmas juga harus membina partisipasi masyarakat dalam rangka pembinaan Kamtibmas secara swakarsa disamping melakukan tugas-tugas kepolisian secara umum. Demikian juga tugas pokok dan fungsi Kepala Desa atau Lurah harus memegang teguh pengamalan Pancasila, UUD 1945 serta dapat memelihara keutuhan NKRI. Kepala Desa/Lurah harus bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat.

“Babinsa memiliki tugas melatih satuan perlawanan rakyat, memimpin perlawanan rakyat di pedesaan dan memberikan penyuluhan kesadaran bela negara. Babinsa harus dapat memberikan penyuluhan pembangunan masyarakat desa di bidang pertahananan dan keamanan negara,” tutup Kapolda. (*)

Reporter : Ramlan

Editor : Eddy Nugroho