Politik

Tiga Kader Demokrat Berebut Rekomendasi Maju di Pilkada Nunukan

H Danni Iskandar saat mengambil formulir di DPC Demokrat.

NUNUKAN, Koran Kaltara – Tiga kader Partai Demokrat, yaitu mantan Bupati Nunukan periode 2011 – 2016, H Basri, mantan Ketua DPRD Nunukan periode 2014 – 2019 yang juga sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Nunukan, H Danni Iskandar (HDI) dan Wakil Ketua I DPRD Nunukan, periode 2019 – 2024, H Irwan Sabri (HIS) harus berjuang untuk mendapatkan rekomendasi Partai Demokrat untuk diusung sebagai bakal calon (balon) Kepala Daerah Nunukan pada Pilkada 2020 mendatang. Ketiganya telah mendaftarkan diri pada penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Nunukan, Pilkada 2020 yang dibuka oleh Partai Demokrat.

Selain ketiga kader Demokrat tersebut, calon petahana yang sekarang ini menjabat, yakni Hj Asmin Laura Hafid serta mantan calon Kepala Daerah Nunukan, Mashur juga ikut mendaftarkan diri di Demokrat.

Sekretaris Tim Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Nunukan, DPC Partai Demokrat, Rendy mengatakan, sampai dengan batas akhir penjaringan, hanya ada 5 bakal calon kepala daerah yang melengkapi dan menyerahkan kembali formulir. Mereka adalah Basri, Danni, Irwan Sabri, Asmin Laura Hafid dan Mashur. Kelima bakal calon telah melengkapi persyaratan yang diminta oleh tim penjaringan sesuai arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.

Tahapan berikutnya, bakal calon yang telah mendaftar akan mengikuti pemaparan visi, misi dan strategi. Namun untuk waktu dan siapa yang melaksanakan, masih menunggu arahan dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kaltara.

Setelah itu, kata Rendy, nama – nama bakal calon akan disurvei oleh tim survei independen sampai tanggal 30 November.

“Setelah disurvei, hasil tim penjaringan akan diplenokan untuk selanjutnya diserahkan ke DPC, untuk diteruskan ke DPD dan DPP,” ujarnya, Rabu (6/11/2019).

Untuk diketahui, syarat mengajukan bakal calon kepala daerah, minimal partai memiliki 5 kursi di DPRD Nunukan. Jika mengacu pada hasil pileg 2019 lalu, Demokrat memperoleh 5 kursi di DPRD Nunukan sehingga bisa mengajukan bakal calon tanpa harus berkoalisi. (*)

Reporter : Sabri

Editor: Didik