Politik

TBS dan MHM Masuk Bursa Pilgub Kaltara

Mardani H. Maming (kiri) dan Triyono Budi Sasongko (kanan).

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Eforia Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) serentak Tahun 2020 kian terasa. Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bakal menyelenggarakan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) tahun depan. Sejumlah nama mulai mencuat dalam perebutan posisi nomor satu di provinsi ke-34 ini.

Melalui proses penjaringan PDIP Perjuangan beberapa waktu lalu, diketahui beberapa tokoh telah resmi mendaftar. Diantaranya Gubernur Kaltara Irianto Lambrie, Wakil Gubernur Kaltara Udin Hianggio, Bupati Tana Tidung Undunsyah dan Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala.

Selain itu, tedapat sejumlah tokoh yang pernah menjabat sebagai kepala daerah, seperti mantan Wali Kota Tarakan Jusuf SK dan mantan Bupati Nunukan Abdul Hafid Achmad serta mantan Bupati Endrekang (Sulawesi Selatan) La Tinro La Tunrung yang saat ini terpilih sebagai anggota DPR RI.

Tak hanya itu, teradapat pula anggota DPD terpilih Marthin Billa, mantan anggota DPRD Kaltara Ibnu Saud, termasuk dua kader internal PDIP Kaltara, Jhonny Laing Impang dan Datu Yasir Arafat.

Selain 11 nama tersebut, disebut-sebut pula sebagai bakal calon yang berpeluang diusung partai pemenang pemilu 2019, adalah Triyono Budi Sasongko (TBS) dan Mardani H. Maming (MHM). Kedua tokoh ini memang tidak mendaftar secara resmi di PDIP, namun merupakan kader partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut.

Dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Kaltara Jhonny Laing Impang, dalam dinamika politik, tidak ada pihak yang bisa memastikan siapa figur yang bakal diusung sebelum proses pendaftaran secara resmi di penyelenggara. Oleh karena itu, nama-nama yang mencuat semua punya peluang yang masih sama sejauh ini, termasuk kedua tokoh tersebut.

“Mereka (TBS dan MHM) juga kita lihat elektabilitasnya dan dilihat kemampuannya. Kemampuan dalam arti bagaimana dengan latar belakangnya. Misalnya Triyono Budi Sasongko, beliau pernah jadi Pj Gubernur Kaltara juga cukup bagus. Nanti semua diverifikasi, dan kewenangan itu ada di pusat (DPP),” katanya, (9/10/2019).

Untuk diketahui, karir kedua tokoh tersebut dalam politik dapat diperhitungkan. Selain menjabat Pj Gubernur Kaltara periode 2015-2016, TBS pernah menjadi Bupati Purbalingga (Jawa Tengah) dua periode, sejak 2000 sampai 2010. Tak kalah dengan MHM, juga merupakan mantan Bupati Tanah Bumbu (Kalimantan Selatan) dua periode yakni 2010–2015 dan 2016–2018. Selain itu, MHM juga saat ini menjabat sebagai Ketua Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

“Namanya politik (wajar) muncul nama-nama itu. Intinya, misinya (partai) bagaimana bisa menang, dan fungsinya betul ada manfaatnya. Apalagi PDIP ini ideologinya untuk rakyat. Memang selama ini kita juga sudah berbuat tapi belum maksimal. Makanya (siapapun) kita harapkan kita mencalonkan untuk menang,” kata Jhonny-sapaan akrab Ketua DPD PDIP Kaltara. (*)

Reporter : Fathu Rizqil Mufid

Editor : Hariadi