Politik

Tahapan Berjenjang di Golkar Dimulai Maret

Syarwani

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Tahapan Pemilihan Serentak Tahun 2020 sedang berlangsung. Menjelang proses pendaftaran pada Juni 2020 mendatang, sejumlah partai politik sudah mulai melakukan tahapan inventarisasi bakal calon yang diusung di tingkat pengurus pusat.

Termasuk Partai Golongan Karya (Golkar) setelah sejumlah nama mendaftar melalui proses penjaringan di daerah-daerah yang akan menggelar pesta demokrasi tahun ini.

Dikutip melalui sejumlah pemberitaan di media nasional, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartanto menargetkan kemenangan 60 persen pada pemilihan kali ini. Oleh sebab itu, pihaknya sudah mulai menginventarisasi nama-nama bakal calon yang akan diusung.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Ketua DPD Golkar Kabupaten Bulungan Syarwani mengatakan, pada Maret mendatang, tahapan secara berjenjang di DPP Golkar akan dimulai. Termasuk 7 nama bakal calon yang mendaftar di bursa Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Kabupaten Bulungan.

“Kita sejak awal hanya memfasilitasi (perekrutan) bakal calon. Semuanya bertahap di DPP. Tahapannya sudah ada. Bulan Maret secara maraton akan melakukan proses berjenjang,” katanya kepada Koran Kaltara, Kamis (20/2/2020).

Diketahui, nama-nama yang telah mendaftar di Golkar Bulungan beberapa waktu lalu adalah, Syaiful Herman, Jalung Merang, Sigit Muryono, Idewan Budi Santoso, dan Najamuddin. Kemudian dua kader internal yakni Abdul Djalil Fatah termasuk Syarwani sendiri.

“Dari tujuh nama itu nanti menjadi lima nama. Kemudian akan diminta masukan dari daerah terkait nama-nama tersebut. Selanjutnya DPP akan melakukan survei terhadap nama-nama itu,” jelasnya.

Dari lima nama yang disurvei, akan bersaing menuju dua besar nama bakal calon yang akan diusung. Tahapan itu, lanjut pria yang saat ini menjabat Ketua Komisi I DPRD Kaltara, semuanya berada di DPP.

“Hingga tahap dua besar itu nantinya semua di DPP. Bahkan hingga terakhir nanti disortir lagi menjadi satu nama. Itulah yang akan diusung menjadi bakal calon dari Golkar,” sebutnya.

Disinggung soal dirinya yang juga ikut mendaftar, mantan Ketua DPRD Bulungan tersebut menegaskan ikut keputusan partai. Bahkan, sebagai bentuk komitmennya terhadap partai berlambang pohon beringin itu, dia tidak mendaftarkan dirinya di partai lain.

“Saya sejak awal hanya mendaftar di Golkar. Karena saya adalah kader partai, sehingga (ikut) apapun keputusan partai,” tuturnya. (*)

Reporter: Fathu Rizqil Mufid
Editor: Didik Eri Sukianto