Bulungan

Tabrak Mobil, Pengendara Motor Tewas

TABRAKAN - Kondisi mobil yang ditabrak oleh kendaraan roda dua di daerah Jurang Rebo Desa Pimping, Tanjung Palas Utara, Selasa (11/6/2019). (Foto: Istimewa)
  • Alami Luka Berat, Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara  – Kecelakaan antara kendaraan roda dua atau motor dengan mobil  kembali terjadi di wilayah hukum Polres Bulungan. Kecelakaan maut ini terjadi pada Selasa (11/6/2019) sekitar pukul 07.05 Wita di daerah Jurang Rebo Desa Pimping, Tanjung Palas Utara.

Mobil yang dikemudikan Afriji Singan, ditabrak oleh motor yang dikendarai oleh Yanti Tri Hantini. Karena luka yang begitu parah, Yanti dikabarkan meninggal di Rumah Sakit Tanjung Selor.

Kapolres Bulungan AKBP Andrias Susanto Nugroho melalui Kasat Lantas AKP Syahrir Bajeng mengutarakan, peristiwa nahas itu bermula ketika kendaraan mobil yang dikemudikan oleh Afriji Singan melaju dari arah wilayah Tanjung Selor menuju Desa Mansalong, Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan. Namun, ketika melintas di tempat kejadian perkara (TKP), tiba-tiba saja dari arah yang berlawanan juga melaju cukup kencang kendaraan roda dua atau motor yang dikendarai oleh Yanti Tri Hantini.

Lanjut Syahrir, dari keterangan yang didapatkan dari beberapa saksi, kendaraan milik Yanti Tri Hantini menyalip mobil lain di depannya dengan kecepatan tinggi. Karena terhalang, tidak melihat dari arah berlawanan ada mobil yang dikemudikan Afriji. Brakkk!! tabrakan pun tak terelakkan.

“Di daerah itu (TKP), posisi jalan memang menanjak. Jadi, kendaraan yang melaju dari arah berlawanan itu tidak terlihat,” katanya, Selasa (11/6/2019).

Akibat tak terlihat, motor dengan nomor polisi (nopol) KT 5763 HG yang dikendarai oleh Yanti Tri Hantini menabrak bagian depan sebelah kiri mobil yang dikemudikan oleh Afriji Singan. Akibat tabrakan tersebut, Yanti Tri Hantini mengalami luka yang cukup serius. Bahkan, setelah sempat mendapatkan perawatan media, nyawa wanita 34 tahun tidak bisa tertolong lagi. “Korban langsung dibawa ke rumah sakit. Tapi luka yang dialaminya cukup parah. Sehingga tak tertolong. Korban sudah kita serahkan ke pihak keluarga untuk di makamkan,” imbuhnya.

Atas kejadian itu, lagi-lagi ia meminta agar pengendara untuk lebih berhati-hati ketika melaju di jalur jalan poros Trans Kalimantan. Dikarenakan, kondisi jalan saat ini masih sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan. Tidak hanya itu, ia juga meminta agar pengendara untuk selalu tertib berlalu lintas, walaupun berada di wilayah pedalaman. “Kita minta, selalu berhati-hati berkendara. Taati juga ketika mengendarai kendaraan. Terutama pengendara motor yang harus selalu menggunakan helm,” tutupnya. (*)

Reporter : Ramlan
Editor : Eddy Nugroho