Tarakan

Stok BBM Aman hingga Awal Tahun

Foto: Ilustrasi/Internet

TARAKAN, Koran Kaltara Memasuki Natal dan Tahun baru, diperkirakan jumlah kebutuhan bahan bakar minyak (BMM) akan meningkat. Saat ini, kebutuhan BBM di Tarakan sebagian besar bergantung dari dua Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU), di Jalan Mulawarman dan di Jalan Kesuma Bangsa.

Sales Branch Manajer Rayon V Kaltim Kaltara, M Abdillah Rorke mengungkapkan pasokan BBM untuk dua SPBU ini berkisar 8 ribu liter sampai 10 ribu liter per hari, untuk jenis solar dan premium.

Ia memastikan, meski ada permintaan akan meningkat di akhir tahun menjelang Natal dan Tahun baru nanti, pasokan BBM tetap terjaga meski adanya permintaan yang melonjak hingga awal tahun.

Sedangkan untuk BBM non subsidi, Rorke mengaku akan mengikuti kebutuhan yang ada. “Kalau kebutuhan tinggi, kita sangat siap memasok. Tapi kalau BBM bersubsidi kan sudah ada kuota yang diatur,” katanya.

Rorke menambahkan, selisih harga untuk BBM subsidi dan non subsidi sebenarnya tidak terlalu jauh. Masyarakat pun diharapkan tidak bergantung dengan BBM subsidi. Ditambah lagi, untuk Pertamina memiliki stok non subsidi lebih banyak dan siap disalurkan berapapun sesuai kebutuhan masyarakat.

“Sebenarnya, kan kualitas BBM non subsidi juga dinilai berkualitas untuk mesin kendaraan. Makanya, kami menyarankan masyarakat bisa menggunakan BBM non subsidi, karena lebih ramah lingkungan juga,” tuturnya.

Ia pun mengungkapkan, kuota BBM non subsidi di SPBU Mulawarman dan SPBU Kesuma Bangsa untuk sehari saja rata-rata Pertamax bisa menghabiskan 5 ribu liter hingga 7 ribu liter. Namun, jumlah ini akan meningkat lagi di akhir pekan yang bisa mencapai 8 ribu liter.

Soal pengawasan, ia mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Pemkot Tarakan, terkait penyaluran BBM subsidi yang saat ini masih menjadi keluhan dan dikhawatirkan tidak tepat sasaran. “Kami bersama Pemkot Tarakan saat ini sedang menyusun, teknis penyaluran BBM subsidi. Ini sedang kami koordinasikan terus,” tandasnya.

Namun, terkait kebutuhan stok BBM subsidi maupun non subsidi, jelang perayaan Natal dan Tahun Baru nanti ia mengklaim tetap aman. (*)

Reporter : Sahida

Editor : Rifat Munisa