Bulungan

Soal P3K, Tiga Kali Bersurat Belum Ada Kepastian

Foto: Ilustrasi/Internet

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara –  Pemkab Bulungan melalui Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulungan, telah mengusulkan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) sebagai tenaga penyuluh pertanian di Bulungan. Menindaklanjuti usulan tersebut, BKPSDM sudah tiga kali menyurati ke kementerian terkait, namun hingga kini belum ada jawaban pasti, alias masih gantung.

Kepala BKPSDM Bulungan Indriyati, saat dikonfirmasi mengatakan, pada 2019 ini tidak ada perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun untuk P3K.

“Infonya formasinya tidak dibuka lagi, mungkin itu tidak ada. Bukan juga gagal, tapi karena terkendala jadi belum bisa. Tapi tahun depan kita upayakan lagi, untuk yang formasi P3K,” ujarnya ditemui di ruang kerjanya, Selasa (10/9/2019).

Terpisah, Kepala Bidang pengadaan, pensiun dan informasi BKPSDM Bulungan Rinawaty mengatakan, sebelumnya ada surat dari KemenPAN-RB terkait pengadaan ASN 2019, dan menindaklanjuti itu pihaknya coba mengusulkan.

“Ada dari penyuluh pertanian empat orang yang diangkat sesuai SK kementerian. Kemudian ada guru yang memenuhi kualifikasi pendidikan sebelumnya dari K2 ada tiga orang. Jadi ada tujuh semuanya. Tapi ternyata setelah tiga kali kita surati, terakhir jawabannya juga masih gantung karena saat rakor di Jakarta, katanya bakal dibahas dulu dengan Panselnas (Panitia Seleksi Nasional),” jelasnya.

Ditambahkan, sejauh ini pihaknya juga sudah berkonsultasi cdengan BKN terkait usulan tersebut, dan untuk itu masih perlu pembahasan di Panselnas. (*)

Reporter : Nurjanah
Editor : Eddy Nugroho