Sementara Waktu, Pimpinan DPRD Diambil Dwi Sugiarto
KETUA SEMENTARA: Ketua DPRD Bulungan periode 2014 - 2019, Syarwani saat menyerahkan kepemimpinan sementara DPRD terhadap Dwi Sugiarto sebagai Ketua sementara DPRD periode 2019 – 2024. (Foto : Ramlan/Koran Kaltara)
TANJUNG SELOR, Koran Kaltara - Walaupun anggota DPRD Bulungan periode 2019 – 2024 telah resmi dilantik, namun ternyata belum memiliki ketua definitif. Sehingga, pimpinan DPRD Bulungan periode 2019 – 2024 sementara waktu akan dipegang oleh Dwi Sugiarto dari Partai Gerindra. Ia resmi dilantik bersama dengan 24 anggota DPRD Bulungan periode 2019 – 2024 yang terpilih dalam pesta demokrasi 2019 lalu melalui Rapat Paripurna DPRD Bulungan, Senin (12/8/2019).
Saat ditemui usai pelantikan, Dwi Sugiarto mengatakan mengatakan belum mengetahui sampai kapan ia akan menjadi pimpinan DPRD sementara. Dalam penentuan unsur Ketua DPRD Bulungan nanti, ia terlebih dahulu akan melakukan koordinasi dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai pengusung. Cepat atau lambatnya pimpinan Ketua definitif DPRD Bulungan, ditentukan oleh rekomendasikan dari DPP partai pengusung.
“Pimpinan yang definitf, kita belum tau lagi. Kita masih menunggu rekomendasi dari partai pusat. Nah kalau memang DPP pusat secepatnya bisa mengirimkan rekomendasi untuk pimpinan definitif, mungkin bisa cepat juga. Kalau untuk waktunya, saya juga belum tahu. Sampai sekarang juga belum ada informasi itu juga. Yah mudah-mudahan bisa secepatnya lah,” katanya, Senin (12/8/2019), kepada Koran Kaltara.
Ia menjelaskan, setelah dilantik, tahap berikutnya akan dilakukan pembentukan alat kelengkapan. Di antaranya pimpinan komisi, badan legeslasi, badan anggaran, Banmus serta badan kehormatan untuk DPRD periode 2019 - 2024.
Untuk persoalan penyerapan anggaran di DPRD periodenya, secara teknis akan dilakukan pemantauan secara ketat dan melihat secara rinci pengajuan anggaran yang dikeluarkan oleh OPD Pemkab Bulungan. Bahkan Dwi mengatakan, akan turun langsung ke lapangan.
“Kita akan tunggu saja, rekomendasi dari DPP pusat. Intinya, kita akan kerjakan dulu yang ada sekarang ini. Unsur pimpinan nanti, kita tunggu saja. Kita berharap, bisa secepatnya,” imbuhnya.
Mengenai siapa yang memiliki kans paling tinggi untuk terpilih menjadi Ketua DPRD, Dwi tidak mau berspekulasi dan mengatakan hal itu masih dalam pembahasan.
Jika berdasarkan aturan yang berlaku saat ini bahwa pimpinan DPRD diduduki oleh partai yang memiliki kursi terbanyak, yaitu Partai Gerindra dengan 4 kursi. Sementara untuk wakil ketua sementara, akan diduduki oleh Hamka dari PDI Perjuangan.
“Intinya, kita tetap akan berkoordinasi dulu. Masalah penentuan ketua, itu kita juga masih menunggu. Kita akan berupaya, menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada terlebih dahulu,” pungkasnya. (*)
Reporter : Ramlan
Editor : Hariadi
BERITA TERKAIT
Berita terkait tidak ditemukan!
TERPOPULER