Bulungan

Selesai Dibangun, Gedung Rawat Inap RSUD Belum Difungsikan

RUANG RAWAT INAP –Gedung rawat inap RSUD Tanjung Selor yang belum difungsikan, karena masih menunggu pengadaan mebeler dan Alkesnya. (Foto : Nurjannah/Koran Kaltara)
  • Pengadaan Mebeler dan Alkes Baru Tahun Ini

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Pembangunan Gedung untuk ruang rawat inap di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor telah selesai dibangun pada akhir 2019 lalu. Namun begitu, hingga saat ini bangunan baru tersebut belum bisa difungsikan. Hal ini karena belum adanya fasilitas pendukung, seperti mebeler dan lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan, Imam Sujono mengatakan, beberapa kegiatan pembangunan fisik di 2019 sudah selesai. Termasuk salah sataunya bangunan Gedung rawat inap kelas tiga di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor. Kemudian juga gedung instalasi kefarmasian di Jl Kolonel Soetadji.

Meski sudah selesai 100 persen fisik bangunannya, namun diakuinya fasilitas tersebut belum bisa digunakan, karena masih menunggu mebeler. Termasuk pemenuhan alat kesehatan (Alkes). Untuk itu pihaknya, baru mendapatkan alokasi anggaran untuk pengadaannya pada 2020 ini.

“Kemarin (2019) untuk bangunannya, sekarang untuk mebeler dan alkesnya. Itu sudah pasti dapat tahun ini, mudah-mudahan 2021 sudah bisa digunakan,” katanya.

Diketahui, khusus rumah sakit pada 2019 lalu mendapatkan anggaran melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar Rp16 miliar. Dari Rp16 miliar itu, sebanyak Rp12 miliar di antaranya diperuntukan membangun fasilitas fisik, berupa  Gedung untuk rawat inap kelas tiga. Sementara Rp4 miliar lainnya, untuk melengkapi sejumlah peralatan medis di rumah sakit.

Ditambahkan Imam, pada 2020 ini untuk bidang kesehatan hanya membangun gedung Public Safety Center ( PSC) 119, sebagai sarana layanan online, yang merupakan layanan cepat tanggap darurat kesehatan. Pembangunan itu menggunakan DAK 2020 sekitar Rp1 miliar.

Terpisah, Kepala bagian tata usaha BLUD RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Sumarni, yang juga sekaligus PPTK kegiatan, saat dikonfirmasi memastikan kegiatan pembangunan fisik ruang inap itu sudah diselesaikan.

Sebelumnya saat proses pembangunan diketahui pembayaran untuk pembangunan rawat inap itu sempat tehenti, namun dengan komitemen bersama akhirnya berjalan, dan target pembangunan sesuai dengan rencana. (*)

Reporter : Nurjanah
Editor : Eddy Nugroho